Muaraenim, Sumselupdate.com – Untuk meningkatkan mutu lulusan SMK
agar dapat menjadi tenaga kerja yang handal dan memiliki keunggulan di
dunia kerja, berbagai terobosan baru terus dilakukan Kemendikbud melalui Direktorat Pembinaan SMK, salah satunya merintis pengembangan model SMK atau SMK Rujukan.
SMK Rujukan merupakan suatu model sekolah yang dapat dijadikan rujukan
bagi sekolah–sekolah menengah kejuruan di sekitarnya dan wajib memiliki 3 sampai dengan 4 aliansi sekolah kejuruan.
Sebagai sekolah rujukan sekolah menengah kejuruan tersebut harus memiliki kinerja unggul, akses besar, dan efektif dalam mengelola institusi, serta
mendampingi SMK aliansinya dalam pelaksanaan proses pembelajaran bermutu.
Karena hal inilah, banyak SMK saat ini berupaya agar dapat menjadi SMK
Rujukan. Salah satu SMK yang saat ini mengejar predikat tersebut yakni
SMK Negeri 2 Muaraenim.
Kepala SMKN 2 Muaraenim, Burhanudin,
mengatakan dirinya dan seluruh staf dewan guru bersama siswa, sedang
berjuang keras untuk menjadikan sekolahnya sebagai SMK Rujukan.
“Saat ini kita sedang mengupayakan menjadi SMK Rujukan, untuk memimpin
sekolah aliansi, yang akan membina minimal 4 SMK, yakni SMK Proklamasi
Muaraenim, SMK PGRI Muaraenim, SMK Handayani Muaraenim, dan SMKN 1
Benakat,” ujar Burhanudin, Senin (13/3).
Dikatakan Burhan, enam komponen pengembangan yang harus dimiliki
SMK Rujukan, yakni pelayanan SMK, manajemen SMK, proses pembelajaran,
sarana dan prasarana, lulusan berdaya saing tinggi dam SMK sebagai pusat pelatihan.
“Sekolah kita dudah terlaksana sebagian. Kita sudah siap menjadi SMK Rujukan, tinggal tunggu penetapan dari Disdikbud,” tandasnya. (azw)











