Sindikat Penjual Ginjal di Palembang Diringkus, Gunakan Medsos untuk Rekrut Calon Korban

Jumat, 21 Juli 2023
Potret Para Tersangka Kasus Perdagangan Ginjal (Suara.com)

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang pria berinisial D diringkus dalam operasi gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Bekasi. D diamankan di Jalan Macan Lindungan, Bukit Baru Palembang, Sumsel.

Informasi dihimpun, penangkapan D diduga terkait jaringan sindikat penjualan ginjal yang mengancam keselamatan banyak orang.

Read More

Dalam pengakuannya D berperan sebagai perekrut korban dan telah mengirimkan 24 orang ke Kamboja.

D mengungkap bahwa dia dijanjikan bayaran sebesar Rp2juta untuk setiap korban dari ginjal yang diambil.

D menggunakan media sosial untuk memancing minat para korban.

Dilansir berbagai sumber, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, mengungkapkan bahwa identitas korban sangat beragam, mulai dari lulusan S2 dari universitas ternama, guru, hingga buruh dan sekuriti.

Sindikat penjual ginjal yang ditangkap di Palembang itu memilih korban tanpa pandang bulu dari berbagai latar belakang profesi.

“Korban berasal dari berbagai kalangan, ada yang berprofesi sebagai pedagang, guru pribadi. Bahkan ada calon pendonor yang merupakan lulusan S2 dari universitas ternama, yang terdampak pandemi tanpa pekerjaan. Selain itu, ada juga buruh, sekuriti, dan lainnya,” jelas Hengki pada Jumat(21/7/2023) seperti dilansir Disway.

Motif para korban yang bersedia menjadi pendonor ginjal di Kamboja ini karena tergoda oleh janji bayaran besar yang ditawarkan oleh para tersangka.

Hengki menyebutkan bahwa tawaran untuk transaksi ginjal di jaringan Kamboja di Bekasi mencapai angka Rp 135 juta.

“Mayoritas motifnya adalah masalah ekonomi dan ketidakstabilan keadaan, sehingga sindikat dan jaringan ini dapat memanfaatkannya,” tambahnya.(dwy)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts