Sidang Dugaan Korupsi Lahan Kuburan Eks Wakil Bupati OKU, JPU KPK Usut Pembengkakan Anggaran

Sidang lanjutan dugaan korupsi lahan kuburan yang menjerat Wakil Bupati OKU Johan Anuar, periode 2015-2020.

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang lanjutan dugaan korupsi lahan kuburan yang menjerat Wakil Bupati OKU Johan Anuar, periode 2015-2020 kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (12/1/2021). Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan lima orang saksi dan membahas perubahan anggaran yang mengalami pembengkakan.

Saksi yang dipanggil JPU KPK sebenarnya berjumlah enam orang, tapi yang hadir pada sidang ini lima orang. Mereka adalah Sekretaris Pengadaan Tanah, Indra Susanto, Kabag Perlengkapan Setda OKU Selamet Riyadi, Asisten I Setda Ahmad Junaidi, dan Asisten III Iyanius, sekaligus Ketua Penilai Harga Tanah kala itu, serta Wibisono, sementara satu saksi lagi bernama Iswardi tidak hadir.

Bacaan Lainnya

JPU KPK M Asri Irawan SH MH, mengatakan dari kelima saksi yang dihadirkan, pihaknya ingin memperjelas terkait pembahasan anggaran antara badan eksekutif dan legislatif

“Yang kami gali di sini masih seputar pembahasan anggaran, antara badan eksekutif dan legislatif, ada penambahan anggaran dari Rp2,5 Miliar menjadi Rp6,5 Miliar,” ujarnya.

Menurutnya, penambahan anggaran tersebut, secara tiba-tiba dilakukan dan diduga adanya keinginan dari Sekretaris daerah kala itu. Yang mana saat itu Sekda sebagai Ketua TPAD memerintahkan agar anggaran tersebut dapat terlaksana.

“Namun faktanya dalam dokumen, dari Rp2,5 Miliar kemudian berganti menjadi Rp6,5 Miliar. Yang jadi pertanyaan adalah kenapa ada perubahan nominal dari Rp2,5 Miliar menjadi Rp6,5. Miliar. Apakah sudah dibahas di eksekutif, atau hanya sebatas pesanan perorangan yang tiba-tiba muncul, itu yang juga kita gali,” jelasnya (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.