Palembang, Sumselupdate.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Musi Palembang berencana melakukan pemadaman distribusi air bersih pada Rabu, 19 November 2025, pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan estimasi durasi berlangsung selama 7 sampai 10 jam.
Penghentian distribusi air bersih ini lantaran Perumda Tirta Musi akan melaksanakan pemasangan trafo berkapasitas 1.250 kVA di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Karang Anyar 1, guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan kualitas layanan distribusi air bersih kepada pelanggan.
Direktur Operasional Perumda Tirta Musi, Rahmad, mengatakan selama proses pekerjaan, distribusi air di sejumlah wilayah akan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran sementara.
“Karena adanya pekerjaan peningkatan kualitas pelayanan ini, sekitar 15 persen pelanggan Tirta Musi akan mengalami gangguan sementara,” ujar Rahmad kepada Sumselupdate.com, Minggu (16/11/2025).
Adapun wilayah yang terdampak dari penghentian distribusi air bersih ini meliputi: Unit Pelayanan KM 4: sebagian besar Kecamatan Kemuning, sebagian Kecamatan Alang-Alang Lebar.
Daerah terdampak lainnya, sebagian Kecamatan Ilir Barat I, sebagian Kecamatan Ilir Timur I, sebagian Kecamatan Sukarami, Kelurahan Sukamaju
Kemudian, Unit Pelayanan Karang Anyar: Kelurahan Karang Anyar, Kelurahan 35 Ilir, sebagian Kelurahan Bukit Lama, dan sebagian Kelurahan 32 Ilir.
Perumda Tirta Musi mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebelum kegiatan dimulai untuk mengantisipasi kebutuhan air selama proses pekerjaan.
Setelah pekerjaan selesai, pengaliran air akan dilakukan secara bertahap. Normalisasi distribusi air di seluruh wilayah diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 x 24 jam.
Perumda Tirta Musi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih andal dan efisien.
“Kami menghargai dukungan dan pengertian seluruh pelanggan. Setiap gangguan yang terjadi merupakan langkah menuju peningkatan kualitas layanan dan penguatan infrastruktur,” tutupnya.
(**)











