Palembang, Sumselupdate.com – Perumda Tirta Musi Palembang menghentikan sementara distribusi air bersih kepada pelanggan di tiga unit pelayanan pada Senin (13/7/2026). Gangguan layanan diperkirakan berlangsung sekitar tiga jam mulai pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @perumdatirtamusi, penghentian distribusi air dilakukan karena adanya pekerjaan perbaikan dan penggantian Breaker Panel Pompa CP.3 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) 3 Ilir.
Perumda Tirta Musi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Perusahaan memastikan pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Akibat pekerjaan darurat tersebut, distribusi air kepada pelanggan di sejumlah wilayah akan mengalami gangguan hingga proses perbaikan selesai.
Untuk wilayah Unit Pelayanan Sako Kenten, gangguan distribusi air meliputi Jalan MP Mangkunegara (sebelah kanan), Jalan Said Toyib, Jalan Pipa Pertamina, Komplek Pusri Kebon Sirih, Komplek Kebon Sirih Satelit, Komplek Kebon Sirih Dalam, Kampung Betawi, Komplek Surya Kebon Sirih, Komplek Kedamaian, Jalan Sapta Marga, Jalan Tanjung Sari 1 dan 2, serta Komplek Puri Tanjung Asri.
Sementara itu, di wilayah Unit Pelayanan 3 Ilir, gangguan terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Ali Gatmir, Jalan Perintis Kemerdekaan, Veteran Kiri (Aspol), Jalan Segaran, Pasar 16 Ilir, Jalan Mangkubumi, Jalan Sultan Agung, Komplek Penyaringan, Lorong Cianjur, Lorong Bugis, Jalan Malaka 1, 2, 3, dan 4, Bukit Ringgit, Komplek Garuda Putra, Jalan Kavling BNI, Komplek Kejaksaan, serta Jalan Pipa Reja.
Sedangkan pada wilayah Unit Pelayanan Kalidoni, pelanggan yang berpotensi terdampak berada di Jalan Residen A. Rozak, Jalan Prajurit Nazarudin, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan RE Martadinata, Jalan Mayor Zen, Jalan Sakti Wiratama, Jalan Padat Karya, Jalan Karya Bersama atau Betawi Raya, Jalan Taqwa Mata Merah, Jalan Sunarna, Jalan Husin Basri, Jalan Purwo, dan Jalan Darmabakti.
Perumda Tirta Musi mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebagai persediaan selama pekerjaan berlangsung. Distribusi air diperkirakan kembali normal secara bertahap setelah proses perbaikan selesai.
(**)











