Setiap Hari Jumat Banyak Pegawai Malas ke Kantor, Sekda Muratara: Akan Kita Evaluasi

Minggu, 26 Maret 2017
Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Muratara sepi dari aktivitas.

Muratara, Sumselupdate.com – Fenomena setiap hari jumat beberapa kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) selalu sepi dari aktivitas.

Seperti pada Jumat (24/3/2017),  di lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Muratara, hanya ada tiga pegawai yang bersatus Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang tampak masuk kantor.

Read More

Bukan hanya itu saja, ada beberapa kantor kondisinya sama,  seperti Dinas PU Bina Marga, kantor Perpustakaan, Dinsos, Disdikbud, Disbudpar, dan beberapa kantor lainnya di lingkungan Pemkab Muratara.

Sepinya aktivitas perkantoran ini semakin kentara saat bupati sedang dinas luar.

Moris, salah satu masyarakat yang hendak berkunjung ke kantor DPKP mengaku, kaget melihat kondisi kantor yang sepi tanpa ada pegawai yang kerja.

Dia mengaku, dengan kondisi tersebut urusannya menjadi terhambat, padahal sangat penting.

“Kami minta bupati harus mengambil kebijakan dalam mengatasi banyak pegawai dan pejabat yang sering bolos pada jam kerja. Nah orang-orang seperti ini harus dievaluasi kembali bagaimana bisa melaksanakan program jika malas ngantor tentunya akan berdampak pada pencapaian visi dan misi bupati dan wakil bupati,” cetusnya.

Salah satu TKS DPKP yang meminta namanya tidak ditulis mengaku, banyaknya pegawai ataupun pejabat yang tidak masuk kerja itu dikarenakan sedang dinas luar.

“Seluruhhnya tidak masuk Kak, karena wong yang ado di kantor ini banyak yang DL (dinas luar  –red) mengikuti pelatihan,” jelasnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Sekda Muratara H Abdullah Matcik mengaku, sudah mengetahui ketika hari Jumat banyak pegawai atau pejabat yang bolos kerja.

Bahkan, kata dia, untuk DPKP sudah diberikan teguran dan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap kepala DPKP.

“Kita bekerja sama dengan Inspektorat akan memanggil baik itu pegawai maupun pejabat yang malas ngantor untuk diberikan peringatan dengan cacatan tidak mengulanginya lagi,” katanya.

Ia menjelaskan ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai atau pun pejabat.

Karena pihaknya membutuhkan pegawai dan pejabat yang ingin bekerja keras untuk membangun Kabupaten Muratara.

“Seharusnya mereka itu sadar diri pemerintah memberikan gaji untuk bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ucap dia.
Abdullah Matcik menegaskan jam kerja masih lima hari, bukan empat hari kerja.

Bahkan untuk Jumat itu jam pulangnya sekitar pukul 16.30 memang agak lambat dibandingkan hari biasa. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts