Pagaralam, Sumselupdate.com – Kabar gembira akhirnya terwujud bagi dunia pendidikan di Kota Pagaralam. Program prioritas Walikota berupa pemberian seragam dan perlengkapan sekolah gratis kini mulai diterima oleh pihak sekolah dan siap disalurkan kepada wali murid.
Setelah penantian cukup panjang, bantuan ini disambut hangat masyarakat karena menghadirkan harapan baru sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga di awal tahun ajaran.
Suasana optimistis tampak di sejumlah sekolah, baik negeri maupun swasta, yang terpantau telah menerima bantuan seragam gratis dari Pemerintah Kota Pagaralam. Program yang digagas Walikota Pagaralam Ludi Oliansah bersama Wakil Walikota Bertha ini kian menjadi primadona di tengah masyarakat, menghadirkan senyum orang tua murid dan semangat baru bagi anak-anak untuk terus bersekolah.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa seragam, tetapi juga dilengkapi sepatu, tas, dan buku tulis. Kehadiran paket lengkap ini dinilai sangat membantu, khususnya bagi orang tua murid yang kerap terbebani biaya pendidikan di awal tahun ajaran.
Erwin (35), wali murid asal Kecamatan Pagaralam Selatan, mengaku sangat bersyukur dengan adanya program tersebut.
Baca juga : Kejari dan Pemkot Pagaralam Kolaborasi Siapkan Sanksi Pekerja Sosial untuk Perkara RJ
“Program ini sangat membantu meringankan beban kami, khususnya dalam pengadaan seragam sekolah. Kami sangat berharap pemerintah daerah bisa terus melanjutkan program ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Suradi, perwakilan wali murid dari Kecamatan Pagaralam Utara. Ia menilai program ini sebagai kebijakan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Walikota dan Wakil Walikota. Tapi kalau bisa, kami berharap tahun depan bisa diterima oleh anak-anak di seluruh sekolah SD dan SMP di Kota Pagaralam, baik negeri maupun swasta,” harap Suradi.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pagaralam secara resmi menyerahkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah kepada para siswa. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus langkah konkret dalam mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Baca juga : DPRD dan Pemkot Pagaralam Bahas Tujuh Raperda Prioritas Tahun 2026
Walikota Pagaralam, Ludi Oliansah, mengungkapkan rasa harunya saat melihat langsung kebahagiaan anak-anak dan orang tua penerima bantuan, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan di sekolah yang memiliki kenangan khusus baginya.
“Secara pribadi saya sangat terharu. SD Negeri 23 ini adalah tempat saya dulu menimba ilmu. Hari ini saya kembali, bukan sebagai murid, tetapi sebagai walikota yang ingin memastikan anak-anak Pagaralam bisa terus sekolah dengan nyaman,” kata Ludi.
Ia menegaskan, program seragam dan perlengkapan sekolah gratis merupakan salah satu dari 14 program prioritas Pemerintah Kota Pagaralam sekaligus realisasi janji politik pasangan Ludi–Bertha.
“Program ini kami rancang untuk membantu orang tua dan yang paling penting mencegah anak-anak putus sekolah. Kami ingin tidak ada lagi anak Pagaralam yang berhenti belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ludi juga menyampaikan kebanggaannya atas pembangunan Sekolah Taruna Nusantara di Kota Pagaralam yang membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah.
“Saya bangga karena Pagaralam dipercaya menjadi lokasi Sekolah Taruna Nusantara. Ini kesempatan emas bagi anak-anak berprestasi, tidak hanya dari Pagaralam, tapi dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Ludi Oliansah memohon dukungan dan doa masyarakat agar program ini dapat segera menjangkau seluruh siswa.
“Saya mohon dukungan dan doa dari masyarakat, agar program ini bisa berjalan lancar dan segera dirasakan oleh semua anak murid di Pagaralam,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, Novi Apriadi MM, menegaskan bahwa program seragam dan perlengkapan sekolah gratis memiliki dasar hukum yang kuat dan menjadi bagian dari kebijakan strategis daerah.
“Seragam dan perlengkapan sekolah ini sudah melalui ketetapan hukum. Tujuan utamanya adalah mencegah anak putus sekolah dan mengurangi beban orang tua murid,” jelas Novi.
Ia berharap, melalui program ini, kualitas pendidikan di Kota Pagaralam terus meningkat dan seluruh anak memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan yang lebih baik.(**)











