Muaraenim, Sumselupdate.com – Kasus penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Muaraenim kembali meningkat. Padahal, beberapa Minggu sebelumnya sempat zero kasus.
Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muaraenim, Panca Surya Diharta mengatakan, per hari ini jumlah pasien positif Corona di Muaraenim mencapai sembilan orang.
“Data yang dihimpun ada sembilan warga terpapar Covid-19 di Muaraenim, seluruh pasien kini dirawat atau diisiolasi di RS HM Rabain,” ungkap Panca dalam siaran persnya, Minggu (14/6/2020).
Adapun sembilan pasien terpapar merupakan enam di antaranya warga Kecamatan Muaraenim serta tiga pasien lainnya masing-masing warga dari Kecamatan Rambang, Lawang Kidul, dan Benakat.
Sementara total konfirmasi warga yang positif Covid-19 di Muaraenim berjumlah 26 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 pasien telah dinyatakan sembuh dan satu pasien meninggal dunia.
Panca menuturkan bertambahnya pasien positif Covid-19 di Muaraenim membuat tim satgas harus bekerja keras lagi. Padahal sepekan lalu, diakuinya Muaraenim sempat zero kasus karena tingginya tingkat kesembuhan pasien.
“Demi menekan lajunya penyebaran, saat ini tim satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim terus menggalakkan rapid test yang dilaksanakan di rumah sakit, dinas laboratorium hingga puskesmas di wilayah Kabupaten Muaraenim,” ungkapnya.
Panca mengatakan, berdasarkan data hingga 13 Juni 2020, dalam uji rapid yang diselenggarakan dua tahap telah diikuti sebanyak 1.993 warga.
“Hasilnya pada rapid test tahap I sebanyak 29 positif dari 1.549 negatif, sedangkan rapid kedua ada 8 positif dan 408 dinyatakan negatif,” katanya.
Panca menambahkan, adapun jumlah pasien dalam pantauan (PDP) yang dirawat di Rumah Sehat Islamic Center di KabupatenMuaraEnim periode 23 April–13Juni 2020 ada sebanyak 34 orang.
“Selesai pemantauan sebanyak31 orang dan dalam kondisi sehat dan masih dirawat sebanyak 3 orang,” katanya.
Lebih lanjut Panca mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Muaraenim agar tidak panik dan tetap waspada akan ancaman pandemi.
Pihaknya meminta masyarakat menjaga kebersihan dan pola hidup sehat dan kembali meningkatkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.
“Kepada masyarakat kami minta tetap patuhi anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan, gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan,” pungkasnya. (dan)











