Muaraenim, Sumselupdate.com – Kemacetan panjang di Desa Ujanmas, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, Sabtu (23/9/2017), sekitar pukul 10.15, sudah berangsur terurai.
Kemacetan tersebut dapat terurai setelah setelah pihak Polsek Gunung Megang mendapat bantuan dari personel Polres Muaraenim dan Polsek Rambang Dangku.
Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan didampingi Kasubbag Humas AKP Arsyad saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menambah jumlah personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar tak mengganggu pengguna jalan lainnya.
“Saat ini mediasi antara pihak korban dan PT Tiga Putra 86 masih berlangsung. Meski demikian, angkutan batubara sudah bisa lewat agar tidak membuat kemacetan yang lebih parah,” ujar Leo.
Sebelumnya, antrean panjang kendaraan hingga mencapai 7 kilometer terjadi di Desa Ujanmas, Kecamatan Ujanmas, akibat aksi penyetopan terhadap angkutan batubara oleh masyarakat Desa Ujanmas, Ulak Bandung dan Desa Betung Kecamatan Benakat.
Aksi ini merupakan buntut dari kejadian lakalantas antara mobil angkutan desa dengan truk angkutan batubara milik PT Tiga Putra 86 di Desa Ujanmas Kecamatan Ujanmas, Selasa (19/9/2017) lalu.
Belum adanya kesepakatan antara kedua belah pihak menyebabkan angkutan batubara sempat tertahan hingga lebih 12 jam, baik dari arah Palembang maupun dari arah Muaraenim. (azw)











