Selama Ramadhan, MBG di Palembang Dibagikan dalam Bentuk Bahan Kering, Ini Alasannya

Writer: - Selasa, 24 Februari 2026
Siswa SD di Palembang menerima paket MBG dalam bentuk bahan kering selama Ramadhan 1447 H. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 di sejumlah sekolah dasar di Kota Palembang.

Namun, mekanisme distribusinya mengalami penyesuaian dengan membagikan paket dalam bentuk bahan kering yang lebih tahan lama.

Read More

Jika pada hari biasa siswa menerima makanan siap santap di sekolah, selama Ramadan paket MBG diberikan dalam bentuk bahan yang tidak mudah basi.

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan, mengingat jarak waktu antara pembagian dan waktu konsumsi cukup panjang karena siswa menjalankan ibadah puasa.

Di antaranya, paket MBG berisi telur rebus, roti, susu, dan buah-buahan. Seluruh bahan dirancang tetap layak konsumsi hingga waktu berbuka puasa di rumah.

Kepala SD Negeri 81 Palembang, Yales Tyawati, S.Pd., M.Si., mengatakan penyesuaian tersebut merupakan langkah antisipatif agar makanan tidak berubah aroma atau rusak karena disimpan seharian.

“Selama Ramadhan, MBG tetap kami bagikan. Hanya saja bentuknya bahan yang lebih awet dan bisa dikonsumsi siswa saat berbuka nanti. Kami ingin memastikan asupan gizi tetap terpenuhi tanpa menimbulkan risiko,” ujarnya.

Menurut Yales, apabila makanan tetap dibagikan dalam bentuk siap santap seperti hari biasa, dikhawatirkan kualitasnya menurun sebelum dikonsumsi. Karena itu, bahan kering dinilai sebagai pilihan paling aman dan efektif selama Ramadan.

Hal senada disampaikan Wali Kelas SD Negeri 226 Palembang, Yulinar. Ia menjelaskan pembagian MBG tetap dilakukan secara berkala, bahkan satu paket dapat mencukupi kebutuhan hingga tiga hari.

“Alhamdulillah, program ini tetap berjalan. Yang dibagikan bahan kering agar tidak mudah basi. Siswa bisa menyimpannya dan menikmatinya saat berbuka puasa,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga mendapat respons positif dari orangtua siswa. Selain membantu pemenuhan gizi anak selama Ramadhan, pembagian dalam bentuk bahan kering dinilai lebih fleksibel karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga di rumah.

Dengan penyesuaian tersebut, program MBG diharapkan tetap mendukung pemenuhan gizi siswa selama bulan Ramadan tanpa mengurangi kualitas maupun tujuan utama program.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts