Sekjen DPR: Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat Digital

Writer: - Jumat, 22 November 2024
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar.

Bandung, Sumselupdate.com – Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPR RI dan masyarakat digital dalam memperkuat transparansi dan inklusivitas parlemen melalui acara Lokakarya Akamsi Jawa Barat (Aksi Kreator Masa Kini).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung inisiatif Open Parliament Indonesia dengan melibatkan komunitas kreatif untuk menciptakan narasi positif dan edukatif.

Read More

Dalam sambutannya, Indra menyampaikan  acara ini menjadi jembatan penting untuk mempererat hubungan antara DPR RI dan masyarakat digital.

Dikatakan, kolaborasi semacam ini tidak hanya mempermudah akses masyarakat terhadap informasi mengenai kinerja DPR, tetapi juga membuka ruang diskusi yang produktif.

“Kolaborasi ini sangat diperlukan, karena banyak informasi tentang kinerja DPR yang belum tersampaikan secara baik kepada publik. Melalui interaksi seperti ini, kami bisa menjawab berbagai hal yang belum jelas sekaligus melawan hoaks,” kata Indra.

Dalam sesi wawancara, Indra menjelaskan, salah satu catatan penting dari acara ini adalah bagaimana DPR RI dapat lebih proaktif mendekati komunitas digital yang memiliki perhatian besar pada isu-isu sosial, termasuk melawan hoaks dan menyampaikan gambaran objektif tentang kinerja lembaga negara.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk jemput bola ke masyarakat digital, agar mereka mengetahui secara persis apa saja yang dilakukan  DPR, baik dari sisi pengawasan, legislasi, maupun anggaran. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan akurat,” katanya.

Indra menambahkan  DPR RI telah menyediakan berbagai kanal informasi, seperti TV Parlemen dan media sosial resmi. Namun, ia mengakui bahwa forum interaktif seperti Lokakarya Akamsi memberikan peluang untuk mengklarifikasi isu-isu yang mungkin belum tersampaikan secara jelas.

Terkait dengan agenda Open Parliament Indonesia, Indra menjelaskan bahwa konsep ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga harus diwujudkan melalui langkah konkret. Salah satunya  menjalin komunikasi langsung dengan komunitas digital untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang fungsi-fungsi DPR.

“Open Parliament bukan hanya terminologi, tetapi juga mencakup berbagai upaya konkret untuk mendekatkan DPR kepada masyarakat. Melalui interaksi ini, kita dapat berdiskusi tentang fungsi utama DPR, seperti pengawasan, legislasi, dan anggaran, yang selama ini mungkin kurang dipahami secara mendalam oleh publik,” jelas Indra.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 60 content creator, influencer, dan blogger dari Jawa Barat yang memiliki rekam jejak positif dalam menyebarkan narasi edukatif. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang DPR RI, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi dan kolaborasi untuk menciptakan sinergi yang lebih baik.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan dan merawat kolaborasi ini, sehingga masyarakat dapat memahami dengan jelas apa yang dilakukan oleh DPR dan merasa menjadi bagian dari proses demokrasi yang dijalankan,” tutup Indra.

Melalui acara seperti Lokakarya Akamsi, DPR RI berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat digital, mendukung transparansi parlemen, dan menciptakan ruang publik yang lebih inklusif demi kemajuan demokrasi di Indonesia.

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts