Sekeluarga Naik ‘Ketek’ Hendak ke Kebun, Satu Warga Plakat Tinggi Tenggelam

Tim TRC PB BPBD Kabupaten Musi Banyuasin melakukan penyisiran korban tenggelam.

Laporan : Edi Setiawan

Sekayu, Sumselupdate.com – Rendi Padli (35), warga Desa B4 Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Muba,  tenggelam di Sungai Musi tepatnya di dekat perumahan Musi Green Kelurahan Serasan Jaya,  Kecamatan Sekayu, Rabu (17/2/2021), sekitar pukul 17.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Untung saja dari kejadian tenggelamnya ketek tersebut, istri dan anak korban serta sopir ketek selamat karena cepat tertolong. Informasi dihimpun  Sumselupdate.com,  korban yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini bersama istrinya Watini (42), dan anaknya Nirmala Sari (22), naik ketek yang disewanya milik Isron (31).

Diketahui mereka menyeberang hendak ke kebun yang letaknya di seberang  dan mereka pun menggunakan ketek. Saat ketek berjalan, diduga mereka takut di atas ketek, membuat ketek pun oleng dan terbalik.

Kapolsek Sekayu AKP Adhe Nurdin, melalui Kanitreskrim Ipda Lekat Hariyanto, SH, membenarkan kejadian tersebut. “Ya, saat ini kita sedang melakukan pencarian dari korban yang tenggelam di Sungai Musi, bersama Tim TRC BPBD Kabupaten Muba,” ujar Lekat, Rabu (17/2/2021) malam.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Muba Joni Martohonang, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Erik Endartono mengatakan, sekitar pukul 17.15 WIB, korban beserta anak dan istri menyeberangi Sungai Musi dengan menyewa perahu ketek warga sekitar. Dan sekitar pukul 17.30 WIB perahu karam, lalu tenggelam.

Sopir ketek sempat menyelamatkan anak dan istri korban dengan dibantu warga sekitar pinggiran sungai yang kebetulan melihat kejadian. Sedangkan korban terlempar dari perahu, lalu tenggelam.

“Saat ini tim TRC PB BPBD Kabupaten Musi Banyuasin Regu Tim SAR melakukan penyisiran dengan menggunakan kapal cepat dan standby di lokasi kejadian,” tegas Bram.

Sampai saat ini tiem masih menyisir dan mencari keberadaan korban yang tenggelam . (***)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.