Sekap Sekurity dan Penghuni Kantor, Enam Perampok Bobol Kantor Pengadilan Agama Muaraenim

Rabu, 6 November 2019
Petugas memeriksa Kantor Pengadilan Agama Muaraenim yang dibobol enam perampok, Rabu (6/11/2019).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Enam pelaku perampokan menyantroni Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Muaraenim di Jalan Tjik Agues Kiemas kawasan Islamic Center, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam aksinya pada Rabu (6/11/2019) pukul 01.30 WIB, para pelaku menyekap beberapa orang penghuni Kantor Pengadilan Agama tersebut.

Read More

Usai melumpuhkan penghuni kantor, para perampok tersebut berhasil membawa kabur uang sebesar Rp3,1 juta dan server CCTV.

Ketua PA Kabupaten Muaraenim melalui Sekretarisnya Samratu Langi mengatakan, keenam pelaku perampokan menyekap dua petugas keamanan dan tiga pegawai kantor.

Petugas memeriksa Kantor Pengadilan Agama Muaraenim yang dibobol enam perampok, Rabu (6/11/2019).

 

Para korban disekap dan tangannya diikat oleh para pelaku. Saat beraksi, dua orang petugas keamanan mengalami luka di bagian kepala dan lebam di tubuh akibat melakukan perlawanan.

Dikatakan Samratu Langi, setelah berhasil menyekap kelima korban, para pelaku berhasil masuk ke ruang bendahara dan membuka paksa brankas dan membawa kabur uang kantor sebesar Rp2,4 juta dan uang titipan koperasi sebesar Rp700 ribu rupiah sehingga totalnya Rp3,1 juta. Tak hanya uang, para pelaku berhasil menggondol server CCTV.

Dikatakannya, meski ada kejadian tersebut, namun tidak sampai mengganggu aktifitas kerja para pegawai dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Birwanto (47), yang merupakan petugas keamanan dan juru parkir menceritakan kronologis yang menimpa dirinya dan temannya Padri (35) seorang sekurity.

Menurut mereka, sebelum kejadian keduanya sedang istirahat dan rebahan di ruang pelayanan terpadu satu pintu.

Tiba-tiba muncul beberapa orang dengan menutup kepala dan membawa alat berupa pisau, linggis, dan senjata api, langsung menghampiri dan menyekap mereka berdua.

Saat itu, menurut Birwanto, mereka  sempat melakukan perlawanan. Namun karena jumlah pelaku lebih dari lima orang, sehingga mereka tidak berdaya dan sempat pingsan karena dilempar dengan benda keras hingga mengalami luka di kepala.

Petugas memeriksa Kantor Pengadilan Agama Muaraenim yang dibobol enam perampok, Rabu (6/11/2019).

 

“Setelah mereka berhasil mengikat tangan kami menggunakan tali dan menutup mulut dengan lakban, mereka langsung pergi tidak tahu masuk kemana karena posisi kami pingsan dan tidak bisa melihat. Setelah sadar kami berusaha membuka ikatan tangan, lalu keluar menyelamatkan diri dan memberi tahu tetangga yang ada di sebelah kantor,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono didampingi Kabag Ops Kompol Irwan Andeta membenarkan adanya perampokan tersebut.

“Saat ini kita sudah melakukan pengecekan dan memintai keterangan  untuk saat ini  kita dalami baik motif maupun para pelaku,” katanya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts