Martapura, Sumselupdate.com – Saat ini daya tampung Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) yang ada di Martapura dan Belitang sekitar satu hektar ini telah mengalami over kapasitas sampah.
“Kedua TPA ini sudah tidak mampu lagi menampung sampah di OKU Timur. Rencana kedepan untuk TPA Martapura kita akan melakukan penambahan lokasi pembuangan akhir sampah,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKU Timur Drs Nur Subgyo MTP melalui Kabid Pengelolaan Persambangan dan Limbah B3, Suhaimi
Sedangkan untuk wilayah Buay Madang dan Belitang kata Suhaimi, sudah ada TPA yang baru sekitar 3,8 hektar yang berlokasi di Desa Gunung Rejo, Kecataman Buay Madang Timur. Diharapkan bisa menampung sampah diwilayah tersebut. Untuk sampah yang terangkut di Bumi Sebiduk Sehaluan ke TPA lanjut Suhaimi, mencapai 120 meter kubik perhari atau sekitar 84 ton perhari.
“Jadi 120 meter kubik sampah ini kita ambil dari tiga zona dari Unit Pelaksana Teknis Dinas Lingkungan Hidup diantaranya Kecamatan Martapura, Buay Madang dan Belitang,” ujarnya.
Dikatakan, untuk wilayah Kecamatan Martapura Dinas Lingkungan Hidup menerjunkan 7 armada pengangkut sampah, sedangkan Kecamatan Buay Madang 1 armada pengangkut sampah. Sementar diwilayah Belitang 4 armanda pengangkut sampah. “Seluruh armada pengangkut sampah ini bekerja setiap hari. Untuk cara pengakutan sampah dilakukan setiap armada dua ret pe rhari,” jelasnya.
Untuk pengelolaan sampah yang ada di Tempat Pemrosesan akhir sampah dilakukan secara kontrol rentil serta adanya proses pemilahan sampah organik dan an organik. “Sampah organik diproses menjadi pupok kompos yang akan kita gunakan untuk pemupukan taman-taman yang ada di OKU Timur. Dari pemerosesan sampah menjadi pupuk kompos ini perhari bisa menghasilkan 15 kilo pupuk kompos,” jelasnya.
Sedangkan an organik kata Suhaimi, dipilah untuk di daur ulang sehingga menjadi tambahan nilai ekonomi untuk para pekerja.”Untuk volume sampah lebih didominasi oleh sampah organik dibandingkan dengan sampah an organik,” imbuhnya. (mat)











