Palembang, Sumselupdate.com – Setelah mengikuti swab test di Rumah Sakit (RS) Bari Palembang, sebelas warga negara asing (WNA) dari Banglades dan Srilangka, akhirnya dikarantina di Rumah Sehat Covid-19 Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (26/4/2020).
Sebelumnya sebelas WNA ini diisolasi di Masjid Nurul Hidayah di Jalan Tanjung Barangan, RT 005, RW 003, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) 1, Palembang.
Isolasi ini dilakukan lantaran tiga rekannya dari negara Srilangka dinyatakan positif rapid tes oleh petugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan IB I Palembang pada 23 April 2020.
Dikarantinanya sebelas WNA ini dibenarkan oleh Pelaksana harian Rumah Sehat Jakabaring Palembang, Aufa Syahrizal, Minggu (26/4/2020).
Menurut Aufa, dengan masuknya sebelas WNA asal Banglades dan Srilangka ini maka di Rumah Sehat Jakabaring atau Wiswa Atlet Palembang ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 34 orang.
“Jadi total jumlahnya 34 orang. Untuk yang sebelas yang baru ini adalah WNA dari Banglades dan Srilangka. Di mana delapan orang (suami-istri) WNA dari Banglades dan tiga orang WNA dari Srilangka,” jelas Aufa.
Para ODP ini, menurut Aufa, ditempatkan di beberapa wisma masing-masing, Wisma A sebanyak 20 orang, Wisma B sebanyak 8 orang, dan Wisma C sebanyak 6 orang.
Mengenai sebelas WNA tersebut menurut Aufa merupakan jama’ah tabligh yang konon kabarnya datang ke Palembang untuk belajar dan memperdalam agama Islam.
Mereka ini datang ke Palembang tiga bulan yang lalu dan rencananya akan kembali ke negaranya. Tapi karena negara mereka lockdown maka mereka tidak bisa pulang ke negaranya.
“Agar mereka tidak berkeliaran yang akan membuat keresahan. Dan untuk menjaga keselamatan mereka serta mengurangi penyebaran wabah Covid-19, mereka dikarantina di Rumah Sehat Covid-1919 JSC. Kita pun telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi berkaitan dengan status visa kunjungan mereka,” terang Aufa.
Aufa mengatakan, sesuai instruksi Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Ketua ODP Center Wagub Mawardi Yahya, para ODP yang masuk ke Rumah Sehat Jakabaring harus tetap diberikan pelayanan yang prima sampai mereka benar-benar dinyatakan negatif dan bisa dipulangkan ke keluarganya masing-masing.
“Pelayanan masih seperti biasa. Hanya Karena bulan puasa maka pendistribusian konsumsi disesuaikan (sahur- buka) kecuali kalau ada yang tidak berpuasa,” jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petugas Gugus Tugas Kecamatan IB I Palembang, Sumsel, sudah membawa empat belas WNA ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan, Sabtu (25/4/2020).
Ketua RT 005 Abdullah saat dihubungi Sumselupdate.com, malam ini mengatakan, empat belas WNA itu sudah seluruhnya dibawa ke rumah sakit.
Menurutnya, evakuasi dilakukan secara bertahap. Di mana tiga WNA asal Srilangka yang dinyatakan positif rapid test dievakuasi Sabtu pagi. Sedangkan sebelas rekannya dibawa ke rumah sakit siang harinya.
“Saya tidak tahu dibawa ke rumah sakit mana. Tapi mereka dibawa ke rumah sakit dilakukan secara bertahap,” kata Abdullah.
Sementara itu, sumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan (Sumsel), para WNA tersebut sudah dilakukan pemeriksaan di RS BARI Palembang mulai sore tadi.
“Kalau yang sebelas WNA itu diperiksa kesehatan di RS BARI Palembang. Jadi tergantung hasil pemeriksaan akan dirujuk ke rumah sakit mana. Sedangkan yang tiga yang lainnya saya kurang tahu dirujuk ke rumah sakit mana, itu Dinkes Kota yang menanganinya,” ujarnya.
Sebelumnya Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Ayus Astoni saat dihubungi, Jumat (24/4), mengatakan, ketiga warga negara asing asal Srilangka itu diisolasi di Masjid Nurul Hidayah di Tanjung Barangan Palembang.
“Sudah diisolasi ketat oleh Tim Gugus Tugas kecamatan setempat di masjid tempat domisili mereka selama ini sambil menunggu pemeriksaan PCR swab,” katanya.
Ayus mengatakan, orang-orang yang dilakukan test tersebut bukan asli orang Palembang tetapi orang dari luar negeri. “Orang itu pendatang dan bukan asli Palembang,” tandasnya. (rel/edo/iya)











