Palembang, Sumselupdate.com – Setelah dipukul mundur dan absen memboyong medali pada Piala Mendagri 2016 tahun lalu, Sumsel kembali akan menemui rivalnya di ajang balas dendam tahun ini.
Sedikitnya 24 pendekar dari berbagai Perguruan Karate di Sumsel diturunkan dalam single event bergengsi Piala Mendagri XIX, 24 Maret 2017 di GOR Saburai, Bandar Lampung pekan ini.
Memberangkatkan 24 atlet karateka, squad Adiguna ini menargetkan bayar utang dan meraih setidaknya satu medali ke Palembang.
Betapa tidak, gengsi Piala Mendagri layaknya Kejuaraan Kasad atau setingkat PON. Hanya saja ini khusus atlet junior. Karena itu, berkaca dari tahun 2016 di mana Sumsel gagal mencuri medali, kini dengan mengadalkan Della Dwi Septiani dan kawan-kawan Sumsel wajib membawa satu medali.
“Tidak muluk-muluk. Cukup satu medali saja, karena kita tahu gengsinya tinggi dan dominasi atlet pulau Jawa masih menjadi momok bagi atlet Provinsi lain. Tapi kita tak gentar, dan kami berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Sumsel,” ucap Adiguna selaku pelatih tim Piala Mendagri, Selasa (21/3/2017)
Diungkapkannya, jika sebelum menuju ke Lampung ia telah menyiapkan timnya kurang lebih dua bulan terakhir. Meski dirasa kurang, ia berharap paling tidak Karateka Sumsel dapat tampil baik.
“Niat awal kita juga adalah belajar. Kita ingin mencari jam terbang di sini,” tuturnya.
Sementara itu Sekretaris Federasi Karate do Indonesia (FORKI) Sumsel Aliyudin Asral mengatakan 24 karateka akan diberangkatkan besok, Rabu (22/3/2017) lewat kendaraan darat yakni Kereta Api.
“Kita sangat sayangkan, KONI Sumsel hanya membantu biaya 6 orang saja dari 24 yang diturunkan. Jadi terpaksa anak-anak besok berangkat naik Kereta Api,” ujar Aliyudin.
Dikatakannya 24 karateka Sumsel sendiri sebelumnya sudah digembleng dalam latihan khusus di Jakabaring Sport City (JSC) terdiri dari atlet kumite dan kata yang terbagi dari kadet, junior dan U-21.
“Kita sudah menyiapkan atlet. Mereka sudah melakukan pemusatan latihan di Jakabaring. Di Piala Mendagri ini, memang kita tidak menargetkan akan meraih apa. Tapi ini Forki dan perguruan boleh ikut jadi bisa jadi adu gengsi,” ujarnya.
Beberapa yang akan diturunkan salah satu diantaranta mulai dari Reygita Anjani, Alfatasya, Andi Tiara, Khaerudin dan Fais. Dengan adanya atlet tersebut ia berharap Sumsel paling tidak bisa memberikan hasil terbaik.
“Target kita yang penting terbaik melalui medali. Target tahun ini lima medali. Alfatasya min 61 putra. Binaan PPLP juara di Alex Noerdin, yang kita harapkan. Reygita kata perorangan putri. Andi Tiara -50 kumite putri. Kata beregu atas nama Khaerudin, Alfatasya dan Faiza,” pungkasnya. (sbw)











