Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Mulyadi P Tamsir menegaskan, pihaknya tidak pernah melaporkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bareskrim Polri dengan tuduhan sebagai provokator aksi pada 4 November 2016 lalu.
Oleh karena itu, Mulyadi menegaskan, jika ada orang yang melaporkan SBY dengan mengatasnamakan HMI, itu hanya oknum. Sebab, sikap resmi HMI hanya dapat dileluarkan oleh PB HMI dan Korp Alumni HMI (KAHMI).
“Saya sampaikan sekali lagi, itu bukan HMI karena HMI secara kelembagaan harus PB HMI. Kemudian KAHMI Nasional harus dipimpin oleh Profesor Mahfud MD,” kata Mulyadi kepada media usai mengadukan dugaan provokasi yang dilakukan Kapolda Metro Jaya di Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/11).
Mulyadi menambahkan, dirinya tidak mengenali orang yang bernama Mustagfirien selaku pelapor yang mengatasnamakan alumni HMI. “Kita tidak kenal siapa dia. Namanya juga tidak ada dalam daftar kader,” tegasnya.
Sebelumnya, sekelompok orang mengatasnamakan Forum Silahturami Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (FSA HMI) Lintas Generasi melaporkan SBY ke Bareskrim Polri, Kamis (10/11), dengan tuduhan sebagai provokator aksi 4 November yang berujung ricuh. (shn)











