Palembang, Sumselupdate.com – Hampir satu tahun pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2024 yang resmi dilantik pada 4 Maret 2019, menjalankan roda organisasi.
Di bawah kepemimpinan Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar yang terpilih dalam Konfrensi Provinsi (Konferprov) pada 26 Januari 2019 lalu, organisasi wartawan tertua di Indonesia ini seolah berlari kencang.
Banyak sudah program kerja sudah dijalankan selama tahun 2019. Mulai dari audiensi dengan pemangku kepentingan atau stake holder, menyelenggarakan orientasi anggota muda dan peningkatan status.
Menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti PTBA, SKK Migas, Pemkot Palembang, dan lainnya.
Di samping itu, pengurus PWI Sumsel juga mengadakan diskusi yang diramu dalam program Ngopi Pintar dengan mengundang Kejaksaan Tinggi Sumsel di kantor PWI, di mana yang datang saat itu Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Oktovianus, SH, MH, menerima kunjungan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terpilih Eddy Santana Putra.
Program lain penyembelihan hewan kurban, menggelar jalan santai, hingga menerima kunjungan Wawako Palembang Fitrianti Agustinda, dan dua kapolda baru. (Lihat Tabel).
“Program kerja ini tidak bisa terlaksana jika tidak ada kebersamaan dan kekompakan antara pengurus serta anggota PWI Sumsel,” kata Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar dalam rapat Pengurus Harian dengan agenda Persiapan HPN dan Porwada 2020 di kantor Sekretariat di Jalan Supeno Palembang, Rabu (12/2/2020).
Hadir rapat pengurus harian PWI Sumsel itu, H Anwar R Rasuan (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Edwar Heryadi (Wakil Ketua Bidang Cyber dan IT), Novas Riady (Bendahara), Rizal Aprizal (Wakil Bendahara II).
Kawar Dante (Ketua SIWO), Mellawati (Ketua Seksi Hukum), Dendi (anggota SIWO), dan Ferly Marlison (anggota SIWO).
Menurut Firdaus, banyak sudah program kerja dijalankan selama tahun lalu, namun jangan cepat berpuas diri. Sebab banyak agenda besar tahun 2020, seperti Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) di Kota Lubuklinggau bulan April dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Malang, Jawa Timur.
Dikatakan Firdaus, untuk ‘berlari kencang’ kepengurusan PWI Sumsel dibutuhkan evaluasi dan reshuffle pengurus yang telah meninggal dunia, mengundurkan diri, dan yang tidak aktif.
Terkait bakal digelarnya evaluasi dan reshuffle tersebut, Firdaus meminta masukan dan saran demi kemajuan PWI Sumsel ke depan.
Senada dikatakan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, Anwar R Rasuan. Menurutnya, selain kekompakan dibutuhkan juga soliditas agar program kerja bisa berjalan sesuai harapan.
Anwar mengingatkan para pengurus agar setiap ada persoalan terutama di internal, tidak mengumbar keluar namun diselesaikan di dalam.
“Lebih baik pecah di perut daripada pecah di mulut,” kata Anwar mengumpamakan dalam pribahasa. (edo)











