Satpol PP Siap Menjaga Kemajemukan di Masyarakat

Senin, 20 Maret 2017
Ilustrasi

Muratara, Sumselupdate.com Upacara memperingati HUT Satpol PP ke 67 dan Linmas ke 55 digelar di lapangan Kantor Bupati Muratara dihadiri Bupati Muratara H M Syarif Hidayat, Wakil Bupati H Devi Suhartoni, Kepala SKPD, Lubuklinggau, Mura, Empat Lawang, Sarulangun Jambi, Polri dan TNI. Senin (20/3/2017).

Usai upacara diisi penampilan atraksi bela diri oleh anggota Satpol PP dengan tema mari kita d‎ukung peningkatan peran Satpol PP dan satuan perlindungan masyarakat dalam menjaga kemajemukan masyarakat di daerah.

Read More

Kasat Pol PP Muratara Haidir Kelingi mengatakan pelaksanaan upacara ini adalah acara puncak HUT Satpol PP dan Kamtibmas. Rangkaian kegiatan melakukan bakti sosial pada 16 Maret dengan sunatan masal dan donor darah.

Untuk sunatan masal ditargetkan 50 anak, namun yang mendaftar sebanyak 60 anak dari dua Kecamatan, yakni Rupit dan Karang Jaya. Sedangkan untuk donor darah target awal 100 kantung darah, namun yang didapatkan 120 kantung darah.

Ia menjelaskan kegiatan bakti sosial dan gontong royong itu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Satpol PP‎ dan Kamtibmas mempunyai tugas pokok yakni menegakkan Perda, dan juga menjaga aset daerah.

Pihaknya juga akan menjaga kemajemukan masyarakat dan sebagai lembaga yang mempersatukan masyarakat. Ia juga tidak mau Satpol PP selalu dianggap anarkis, namun pihaknya juga akan melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Kita ingin memajukan kemajemukan masyarakat dan juga sebagai lembaga pemersatu masyarakat satu desa dengan desa lainnya,” tutur Haidir.

Bupati Muratara H M Syarif Hidayat menyampaikan, seperti yang diketahui bahwa sistem Satpol PP merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan, hal itu bertambah kuat dengan pemanfaatan anggota Satpol PP sebagai satuan perlindungan masyarakat.

Pembinaan teknis Satpol PP seperti deteksi dini, pengamanan, pertahanan dan bencana alam lainnya. Ia mengimbau kepada segenap komponen pemerintahan untuk bersama-sama menjalin kerjsama yang masif dan kondusif, agar ancaman atau gangguan yang dapat memecah belah bangsa teratasi. Serta merubah paradigma dan meninggalkan pola pikir dari dilayani menjadi melayani.

“Kualitas instansi penegakkan Perda, dalam hal ini Satpol PP wajib diperkuat, baik sarana ataupun prasarana, SDM serta anggrannya. Dalam usia semakin matang Satpol-PP harus dimanfaatkan secara optimal,” imbuhnya.

“Untuk itu saya mendorong Satpol PP terlibat dalam komunitas intelijen, sehingga informasi cepat dan tepat untuk direspon, mengingat Satpol PP bersinggungan langsung dengan masyarakat,” tambahnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts