Palembang, Sumselupdate.com – Pasca penutupan semi permanen di bawah flyover Jakabaring untuk mengurai kemacetan di kawasan Seberang Ulu dan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Palembang kembali meluncurkan inovasi terbarunya.
“Kita turunkan Badut Patuh untuk membantu dalam memberikan imbauan kepada masyarakat agar tertib berlalulintas,” ujar Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Yudha Widyatama Nugraha, Senin (22/5/2017).
Lanjut Kasatlantas, Badut Patuh sengaja diturunkan di persimpangan Charitas. “Rencananya setiap hari kita akan turunkan badut di simpang RS Charitas,” terangnya.
Masih kata Yudha, diturunkannya Badut Patuhdi lokasi tersebut karena nantinya simpang RS Charitas akan dijadikan percontohan tertib berlalu lintas. “Karena sekarang ini banyak sekali kendaraan yang melanggar di sana. Belum lampu hijau tapi sudah jalan,” tuturnya.
Selain menurunkan Badut Patuh, pihaknya juga tetap melanjutkan program dengan memasang banner imbauan di empat sisi simpang RS Charitas setiap kali lampu merah. “Biar kalau sedang lampu merah, tak ada lagi kendaraan yang main terobos,” tegasnya.
Terlebih kata lulusan Akpol 2005 ini, jika masyarakat sudah terbiasa diharapkan bisa membudaya tertib lalu lintas dan bakal jadi ikon untuk persimpangan lain di Palembang.
Dimana, pihaknya telah membuat banner larangan anti menerobos rambu lalulintas dan pasal pelanggaran lalu lintas.
“Kita sudah memetakan titik-titik kemacetan lalu lintas yang jumlahnya sudah mencapai 24 titik. Seperti di Charitas, Ampera, Angkatan 66 dan lainnya yang nantinya kemacetan di Metropolis bakal disajikan dalam bentuk google map,” tandasnya. (tra)











