Sadis, Sopir Travel di OKU Timur Dihajar dan Dibalok Kayu Perampok, Mobil Xenia Dirampas

Ilustrasi Perampokan.

Martapura, Sumselupdate.com – Nyawa Suyono (53),  warga Wanasari, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, nyaris saja melayang.

Suyono yang kesehariannya sopir travel menjadi korban perampokan sadis di Desa Bantan Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur, Minggu (23/2/2020), sekitar pukul 22.00.

Bacaan Lainnya

Korban terpaksa dirawat intensif di RSUD Gumawang Belitang, OKU Timur lantaran memar di bagian kepala usai dihajar dan dibalok kayu oleh kawanan perampok.

Akibat kejadian ini, selain nyaris kehilangan nyawa, korban harus merelakan mobil Daihatsu Xenia warna putih nopol BG 1072 YB, dirampas para pelaku.

Kapolsek BP Peliung Ipda Sairozi, SH membenarkan peristiwa perampokan ini. Menurutnya, kasus ini tengah dalam penyelidikan petugas.

Sementara itu, ditemui di RSUD Gumawang, Suyono menceritakan, peristiwa naas menimpa dirinya bermula dia mendapat telepon dari seseorang yang mengaku hendak menyewa mobilnya.

Pelaku meminta Suyono untuk menjemput dirinya di BK 10, Desa Gumawang. Namun setelah mobil Suyono sampai di Gumawang, orang tersebut tidak ada.

Ketika dihubungi kembali via telepon ternyata pelaku berada di BK 3 dan diminta untuk dijemput di sana.

“Saya ditelpon sebelumnya oleh orang ini, pengakuannya dia mau sewa mobil saya dan diminta dijemput di BK 10, setelah saya ke sana orang yang nelpon saya tadi tidak ada, namun saat dihubungi lagi dia berada di BK 3 dan minta dijemput disana,” ungkap Suyono yang masih menahan sakit di bagian kepalanya.

Setelah Suyono bertemu dengan pelaku, kemudian pelaku meminta Suyono ke Martapura untuk menjemput temannya.

Setelah bertemu temannya, selanjutnya kedua pelaku ini mengajak Suyono ke Kafe Cipetan yang berada di perbatasan Lampung untuk menenggak minuman keras.

Kondisi korban saat dirawat intensif di RSUD Gumawang, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.

 

“Setelah ketemu sama temannya di Martapura lalu saya diajak ke kafe di perbatasan Lampung. Di sana saya diajak minum, tapi saya tolak,” ujarnya.

Kemudian, Suyono diajak lagi ke Desa Bantan untuk menjemput teman satunya lagi. Sesampainya di Bantan Suyono sempat diajak untuk memakai narkoba jenis shabu, namun Suyono menolak lagi.

Perjalanan mereka bertiga dilanjutkan menuju rumah temannya di areal pertengahan sawah, di mana hanya ada satu rumah di tempat tersebut.

Sesampainya di TKP kedua pelaku turun dan mengetuk pintu rumah tersebut.

Rupanya, rumah itu memang kosong karena tak lama kemudian, para pelaku menyergap Suyono. Bak kesetanan para pelaku menghajar korban dan memukul kepala Suyoni dengan balok kayu di bagian kepala hingga berdarah-darah.

“Saya kabur dengan kepala berdarah, dan meninggalkan mobil saya, karena dari percakapan keduanya saya mau dibuang,” ungkapnya.

Atas peristiwa perampokan ini Suyono kehilangan mobil Daihatsu Xenia putih dengan nomor polisi BG 1072 YB. (mat)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.