Palembang, Sumselupdate.com – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) terapung di Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, tiba-tiba meledak saat mengisi bahan bakar jenis premium untuk kapal jukung, Senin (15/5/2017).
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat SPBU milik Haji Aminudin tersebut sedang mengisi premium ke kapal jukung milik Herman (25). Namun, saat pengisian berlangsung tiba-tiba SPBU tersebut meledak.
Akibatnya, dua kapal jukung yang ada di SPBU ikut terbakar. Serta satu orang atas nama Rudi (25) tewas di tempat, serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Para korban luka yakni, Herman (25) dan Roni (19) warga Desa Lingkis, Banyuasin, Hasan Ashari (44), Sahrudin (41) dan Rusmala (41) warga Mariana.
Toni (25) saksi mata kejadian mengatakan, sekitar pukul 15.30 ia yang sedang bekerja persis di tepian sungai mendengar suara ledakan. Setelah itu, ia pun lari keluar untuk menyelamatkan diri. “Saya takut ikut terbakar, makanya langsung lari dan memberitahu warga,” kata Toni.
Kapolsek Mariana AKP Nazirudin saat dikonfirmasi menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kasus meledaknya SPBU tersebut. “Ada satu korban tewas, lima luka bakar dirawat di Palembang. Untuk penyebab kita belum ketahui,” paparnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa drum, mesin penyedot minyak, pipa minyak dan jerigen berisi minyak. “Api sudah padam dan dua kapal jukung ikut rusak akibat terbakar,” tandasnya. (tra)











