Jambi, Sumselupdate.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Jambi rusuh. Ratusan narapidana (napi) mengamuk.
Para napi tersebut membakar sejumlah bangunan di dalam LP. Polisi dan anggota TNI yang tiba di LP langsung mengambil tindakan. Aparat membubarkan massa yang mengamuk. Tembakan gas air mata pun dilepaskan ke arah massa.
Menurut Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani, 6 narapidana mengalami luka-luka akibat terkena tembakan gas air mata.
“Dari napi (yang mengalami luka-luka) ada enam (orang). Tidak ada korban jiwa, hanya luka-luka,” ujar Yazid
Keenam narapidana yang luka tersebut telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Menurut Yazid Fanani, pihaknya sudah bisa mengendalikan situasi. Api yang membakar sejumlah bangunan Lapas sudah berhasil dipadamkan.
Dipicu Isu Razia
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi Bambang Palasara menyatakan kerusuhan dipicu rencana razia yang akan dilaksanakan pihaknya dan kepolisian.
“Kami belum melakukan razia. Baru rencana. Rupanya, mereka (para narapidana) menolak razia tersebut,” ujar Bambang Palasara kepada wartawan di Lapas Kelas II Jambi, Kamis (3/3/2017).
“Dari komunikasi yang kami lakukan, mereka bukan menolak razia, tapi mereka meminta agar razia jangan terlalu sering dilakukan,” tambah Bambang Palasara, seperti dikutip dari laman detikcom.
Para napi, kata Bambang Palasara, juga menyampaikan keluhan soal kondisi lapas, di antaranya mengenai kekurangan air, harga makanan di kantin yang terlalu mahal, dan kondisi lapas yang penuh sesak karena over capacity. (adm3)











