Palembang, Sumselupdate.com – Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumatera Selatan (Sumsel) , Palembang, menerima temuan warga sebuah tengkorak kepala manusia di kawasan perkebunan karet di Desa Beringin Kecamatan Rambang Lubay Kabupaten Muara Enim, Minggu (21/8).
Oleh petugas Polsek Rambang Lubay Kecamatan Muara Enim yang menerima laporan langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), tengkorak kepala manusia yang tergeletak di semak semak kebun karet sekitar 4 kilometer dari pemukiman warga Desa Beringin, langsung melakukan evakuasi.
Petugas Polsek Rambang Lubay membawa tengkorak kepala manusia yang dibungkus dengan plastik dimasukkan ke dalam sebuah kardus, langsung menuju Forensik RS Bhayangkara Palembang, dan tiba pukul 03.00.
Ipda Edinson Pamin Yandakpol RS Bhayangkara Palembang, membenarkan jika pihaknya menerima serahan tengkorak kepala manusia dari Polsek Rambang Lubay Muara Enim. “Kita terima dari penyidik itu pagi kemarin sekitar pukul 03.00, informasi dari penyidik ditemukan warga di Desa Rambang Lubay Muara Enim di semak-semak perkebunan karet”, katanya.
Senin (22/8) sekitar pukul 11.30, tim Forensik RS Bhayangkara Palembang, langsung melakukan pemeriksaan awal melihat kondisi luar pada kerangka tengkorak kepala manusia yang ditemukan warga tersebut.
Tim dokter Forensik di pimpin langsug Kompol Dr Mansuri, didampingi Ipda Edinson selaku Pamin Yandakpol RS Bhayangkara dan Staf.
Dari pemeriksaan awal diduga ada indikasi kekerasan pada korban Mr X. Tengkorak kepala manusia ini berjenis laki-laki berusia antara 50 tahun ke bawah. Hal ini dapat dilihat dari tulang belakang yang berada di telinga, bahkan diduga tengkora yang tinggal kepala ini berusia 6 hingga 1 tahun mengingkat isi kepala seperti otak sudah tidak ada dan tidak menimbulkan aroma tidak sedap.
Kompol Dr Mansuri, dokter foresnsik RS Bhayangkara Polda Sumsel usai melakukan pemeriksaan awal menjelaskan .
“Kita baru memeriksa satu tengkorak kepala manusia yang tidak utuh karena gambaran gigi dan rahang atas tidak ada termasuk tulang hidung tidak ada, diperkirakan ini tengkorak laki- laki, dengan perkiraan usia 50 tahun ke bawah, mungkin ada kekerasan di sana,” jelas Dr Mansuri. (ery)











