Riset Ini Ingatkan Adanya Kerusakan Otak Akibat Covid-19

Jakarta, Sumselupdate.com – Para ilmuwan memperingatkan kemungkinan adanya gelombang kerusakan otak yang disebabkan oleh virus Corona Covid-19. Hal ini diungkapkan lewat hasil riset dari University College London (UCL).

Penyakit akibat virus SARS-CoV-2 ini disebut bisa menyebabkan komplikasi neurologis yang parah, termasuk peradangan, psikosis (gangguan realita), serta delirium (gangguan mental yang menyebabkan kebingungan). UCL menunjukkan 43 kasus pasien Covid mengalami disfungsi otak sementara, stroke, sampai kerusakan saraf dan dampak serius pada otak lainnya.

Bacaan Lainnya

Hal ini memperkuat pernyataan sejumlah ahli saraf dan dokter spesialis sebelumnya, bahwa ada bukti dampak Covid-19 pada otak. Tetapi, dampak terbesar karena pademi Corona ini masih terkait pada gangguan pernapasan.

“Kekhawatiran saya. saat ini kita punya jutaan orang yang terinfeksi Covid-19. Jika dalam satu tahun ada 10 juta orang yang sembuh, orang-orang itu akan memiliki defisit kognitif,” jelas ahli saraf di Western University di Kanada, Adrian Owen, yang dikutip dari Reuters, Kamis (9/7/2020).

“Itu akan mempengaruhi kemampuan mereka dalam bekerja dan melakukan aktivitas sehari-hari,” lanjutnya.

Meski begitu, salah satu pemimpin penelitian ini, Michael Zandi, dari UCL’s Institute Neurologi mengatakan masih perlu pembuktian lebih lanjut terkait hal ini.

“Apakah kita akan benar-benar melihat adanya kerusakan dalam skala besar pada otak? Ini masih harus diteliti lagi,” katanya. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.