Reservoir IPA Sungai Lais Dikuras, Air Untuk 2.775 Pelanggan Hidup Kembali Jam 17.00 WIB

Writer: - Rabu, 5 Agustus 2026
Direktur Operasional Perumda Tirta Musi, Rahmad, meninjau langsung proses pengurasan Reservoir IPA Sungai Lais di Palembang, Rabu (5/8/2026). Pemeliharaan rutin tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas air bersih, sementara distribusi kepada 2.775 sambungan langganan dihentikan sementara hingga reservoir kembali terisi. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Perumda Tirta Musi Palembang melakukan pengurasan Reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Lais, Rabu (5/8/2026), sebagai bagian dari pemeliharaan rutin untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada pelanggan.

Akibat pekerjaan tersebut, distribusi air bersih kepada 2.775 sambungan langganan (SL) dihentikan sementara hingga proses pengurasan dan pengisian ulang reservoir selesai.

Read More

Berdasarkan pantauan Sumselupdate.com, proses pengurasan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Pekerjaan diperkirakan berlangsung selama delapan jam, termasuk proses pengisian kembali reservoir sebelum distribusi air dinormalkan.

Direktur Operasional Perumda Tirta Musi, Rahmad, mengatakan proses pengurasan air di dalam reservoir memerlukan waktu sekitar empat jam, sedangkan sisanya digunakan untuk pengisian ulang agar pasokan air dapat kembali mengalir ke pelanggan.

“Proses pengurasan air dari dalam reservoir ini sekitar empat jam. Secara keseluruhan membutuhkan waktu delapan jam hingga sekitar pukul 16.00 WIB karena masih diperlukan pengisian ulang air sebelum kembali didistribusikan kepada 2.775 pelanggan,” ujar Rahmad saat meninjau langsung IPA Sungai Lais.

Selain menguras air, petugas juga melakukan pembersihan endapan atau sedimentasi yang berada di dasar reservoir.

Rahmad menjelaskan, reservoir yang mulai beroperasi sejak 2024 tersebut memang harus dibersihkan secara berkala agar kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat tetap terjaga.

“Pengurasan reservoir ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan distribusi air kepada pelanggan,” katanya.

Ia menambahkan, Reservoir IPA Sungai Lais memiliki kapasitas sekitar 500 meter kubik, lebih kecil dibandingkan reservoir lainnya milik Perumda Tirta Musi.

Kapasitas yang lebih kecil membuat sirkulasi air berlangsung lebih cepat sehingga endapan di dasar reservoir berpotensi ikut terbawa ke jaringan distribusi apabila tidak dilakukan pembersihan secara rutin.

“Pengurasan reservoir ini dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas air sebelum didistribusikan kepada pelanggan dan dibandingkan dengan hasil pengolahan air,” jelasnya.

Selama proses pemeliharaan berlangsung, pelanggan di wilayah layanan IPA Sungai Lais mengalami penurunan tekanan hingga penghentian aliran air sementara.

Sebanyak 2.775 sambungan langganan yang terdampak berada di kawasan Jalan Intan Sekunyit, Lorong Ampera 1, Lorong Ampera 2, Lorong Perintis, Lorong Yada, Komplek Abadi, Lorong Agung, dan Lorong Tanjungan.

Perumda Tirta Musi mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar menggunakan cadangan air secara bijak selama pekerjaan berlangsung. Distribusi air dipastikan kembali normal setelah proses pengisian reservoir selesai dilakukan.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts