Muratara, Sumselupdate.com – Perlombaan lagu daerah, tembang daerah dan tari antar sanggar se Kabupaten Muratara, Senin (28/8/2017) resmi dibuka Sekda Muratara H Abdulah Matcik.
Kegiatan yang dilaksanakan tiga hari ini masih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 72.
Acara tersebut langsung dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Muratara, Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Muratara, mewakili Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, Ketua Adat Kabupaten Muratara dan seluruh peserta lomba.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Firdaus melalui Kabid Pengembangan Kebudayaan dan Kesenian Daerah, Eva Kusmalwati dalam laporannya mengatakan ada tiga perlombaan yakni lomba lagu daerah 24 peserta, tembang daerah 18 peserta dan festival tari antar sanggar 17 peserta dalam Kabupaten Muratara.
“Hadiah lomba berupa tropi, piagam serta uang pembinaan. Sedangkan juaranya kita ambil juara 1, 2 dan juara 3.” Katanya.
Dia mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengembangkan bakat kreativitas dan kemampuan generasi muda agar berprestasi di bidang seni, budaya dan kepariwisataan Kabupaten Muratara.
Serta meningkatkan ketahanan generasi muda dan seniman dari pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kemurnian seni dan budaya daerah Kabupaten Muratara.
Masih katanya, lomba dilaksanakan selama tiga hari dari 28-30 Agustus 2017 bertempat di Balai Kecamatan Rupit dan Lapangan Silampari.
“Untuk lomba lagu daerah dan tembang daerah kita laksanakan di balai kecamatan, kemudian untuk lomba tari, kita laksanakan di Lapangan Silampari,” jelasnya.
Dia menambahkan dana kegiatan bersumber dari APBD kabupaten Muratara 2017.
“Dewan juri kita ambil dari dinas pariwisata propinsi sumatera selatan, ketua adat Kabupaten Muratara dan Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Muratara.” terangnya.
Sementara itu Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang di Wakili Sekretaris Daerah (Sekda) Muratara H Abdullah Matcik dalam sambutannya mengatakan Muratara sebagai DOB di Provinsi Sumsel perlu menggali keanekaragaman budaya daerah terutama seni budaya asli yang telah di miliki oleh Kabupaten Muratara.
“Saya selaku Bupati Muratara sangat mendukung kegiatan positif seperti lomba seni lagu daerah, tembang daerah dan festival Tari antar sanggar karena kegiatan in berpengaruh signifikan terhadap pengembangan, pelestarian,” katanya.
Lanjut Sekda, lomba lagu daerah, tembang daerah dan festival Tari antar sanggar merupakan sarana yang di siapkan pemerintah sebagai media bagi para seniman untuk menampilkan kreativitasnya.
Selain itu kegiatan ini bertujuan menggali, mengenalkan, memasyarakatkan dan mengukuhkan eksistensi seni dan budaya Kabupaten Muratara.
“D era globalisasi ini seni dan budaya lokal Kabupaten Muratara tetap eksis bahkan mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Muratara,” harapnya seraya mengajak membaca ‘Bismillahirrohmanirrohim’ acara tersebut resmi dibuka.
Lanjut sekda,dengan berharap kepada dewan juri agar tidak memihak kepada salah satu peserta. “Kepada dewan juri bekerjalah secara profesional untuk kemajuan seni dan budaya yang ada di Muratara.” Pungkasnya. (ain)











