Raih Suara Terbanyak, Tiga Calon Direktur Polsri Periode 2024-2028 Maju ke Tahap Pemilihan

Penulis: - Kamis, 20 Juni 2024
Tiga calon Direktur Polsri Ir Irawan Rusnadi, MT (tiga dari kiri), Dr Heri Setiawan, SE, MAB, dan Dr Evada Dewata, SE, MSi. Ak berfoto bersama Ketua Senat dan Plt Direktur Polsri (dua dari kanan), Kamis (20/6/2024).

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah mendengarkan penyampaian visi, misi, dan program kerja, lima bakal calon (balon) Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) periode 2024-2028, Kamis (20/6/2024), akhirnya terpilih tiga calon melaju dalam tahap pemilihan.

Kegiatan tahapan penyaringan itu berlangsung secara tertutup di ruang Aula Gedung Kantor Pusat Administrasi Polsri, Kamis (20/6/2024) siang.

Bacaan Lainnya

Kelima balon Direktur Polsri masing-masing Dr Evada Dewata, SE, MSi, Ak, Ir Irawan Rusnadi, MT, Dr Heri Setiawan, SE, MAB, Ibrahim, ST, MT, dan Prof Dr Yohandri Bow, ST, MS.

Dari kelima balon tersebut dilakukan penyaringan oleh seluruh anggota Senat Polsri dengan total suara sah sebanyak 31 dari 33 surat suara Senat, untuk mendapatkan tiga Balon Direktur yang meraih suara tertinggi.

Hasil dari perhitungan suara penyaringan Balon Direktur Polsri periode 2024-2028 didapat Ir Irawan Rusnadi, MT yang meraih 9 suara, Dr Heri Setiawan, SE, MAB meraih 8 suara, dan Dr Evada Dewata, SE, MSi. Ak yang merebut 7 suara.

Sedangkan untuk dua Balon Direktur Polsri yang tidak lolos Ibrahim, ST, MT yang meraih 6 suara dan Prof Dr Yohandri Bow, ST, MS yang hanya merebut 1 suara.

Sementara dua surat suara tidak sah karena salah satu Senat berhalangan hadir dan satu surat suara kosong atau tidak dipilih.

Ketua Senat Dicky Seprianto, ST, MT, IPM, didampingi Ketua Panitia Pemilihan Zainuddin, ST, MT, dan Sekretaris Panitia Pemilihan Dr Dra Nurul Aryanti, MPd membenarkan hari ini melakukan penyaringan lima Bakal Calon Direktur Polsri periode 2024-2028.

“Pelaksanaan ini digelar sejak pukul 7 pagi tadi, dimulai dari penyampaian visi, misi, dan program kerja balon direktur. Lalu siang ini tahap penyaringan kelima balon dengan metode penghitungan suara dari seluruh anggota Senat Polsri,” ungkap Dicky Seprianto diwawancarai usai tahap penyaringan, Kamis (20/6/2024) sore.

Sesuai dengan jadwal, diakui Dicky, tahap selanjutnya adalah pemilihan yang direncanakan pada rentan waktu 8-19 Juli 2024, karena menunggu konfirmasi waktu dari Kementerian.

Proses mekanisme pemilihan sendiri terdiri dari 65 persen suara senat dan 35 persen suara kementerian dengan total anggota senat sebanyak 33 orang.

“Segera kita akan memberikan nama-nama calon Direktur ke Mendikbud Ristek dan Mendikbud Ristek, mereka akan melakukan penelusuran rekam jejak, sebelum dilakukan tahap selanjutnya yaitu tahap pemilihan. Target kita Juli sudah pelantikan, karena 30 Juli, Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya sudah habis masa jabatannya,” bebernya.

Ketua Senat dan seluruh karyawan Polsri berharap Direktur yang terpilih nanti adalah sosok leadership yang tangguh yang mau mengabdi dan berkorban, karena Polsri yang saat ini memiliki 36 Prodi, ada kampus Banyuasin, Keramasan, Sungai Sahang kemudian Prodi di luar kampus utama.

“Harus mampu menghimpun SDM dan Tim yang tangguh, mampu memilah mana masalah pribadi, kantor, mana prioritas dan mana yang tidak prioritas. Apalagi jumlah mahasiswa saat ini telah lebih dari 10.000 dan dosen lebih dari 500. Kemudian tantangan pengelolaan Polsri yang saat ini sudah berubah dari Satker menjadi Satker BLU,” tutupnya.

Penjaringan Direktur Polsri Diulang

Data dihimpun di lapangan, jika proses penyaringan lima balon Direktur Polsri yang digelar hari ini merupakan digelar untuk kedua kalinnya.

Pasalnya, bulan Agustus 2023, proses penyaringan Balon Direktur Polsri sempat dilakukan. Pada saat itu, ada 4 nama balon Direktur muncul masing-masing Ahmad Zamheri, S.T, MT, Azwardi, ST, MT, Dr Indri Ariyanti, SE, MSi, dan Dr Evada Dewata, SE, MSi. Ak.

Dari 4 nama kemudian kembali dikerucut menjadi 3 nama masing-masing Ahmad Zamheri, ST, MT, Azwardi, ST, MT, Dr Indri Ariyanti, SE, MSi.

Saat proses pemilihan Direktur Polsri yang rencananya akan digelar akhir tahun 2023, muncul laporan ke Kementerian Pendidikan jika ketiga nama calon Direktur Polsri tersebut terindikasi publikasi jurnal plagiarism.

Terkait peristiwa tersebut, Ketua Senat Dicky Seprianto, ST, MT, IPM membenarkan hal tersebut.

Menurut Dicky, proses pemilihan Direktur Polsri kembali dilakukan penjaringan ulang karena ketiga nama calon Direktur Polsri memilih mengundurkan diri. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.