Palembang, Sumselupdate.com – Kota Palembang diguncang aksi anarkis pada Minggu (31/8/2025) dinihari.
Puluhan remaja diamankan aparat kepolisian setelah diduga terlibat dalam pembakaran dua pos polisi.
Kericuhan bermula sekitar pukul 02.35 WIB saat ratusan pengendara sepeda motor melakukan konvoi.
Aksi itu kemudian memicu pembakaran Pos Polisi Simpang Lima DPRD Sumsel dan Pos Polisi Samsat Palembang yang merupakan markas Ditlantas Polda Sumsel.
Tak berhenti di situ, sebuah mobil patroli yang terparkir di depan Ditlantas Polda Sumsel juga menjadi sasaran amuk massa.
“Masih pendataan, ada sekitar 30 remaja yang diamankan dan dibawa ke Polda,” ujar salah satu sumber kepolisian.
Aparat kepolisian yang dibantu personel TNI Kodam II Sriwijaya langsung diterjunkan untuk mengendalikan situasi.
Tim Jatanras Polda Sumsel juga bergerak cepat dan berhasil mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk informasi lengkap silakan ke Kabid Humas,” tegas Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, AKBP Tri Wahyudi.
Beredar pula video yang menunjukkan detik-detik massa melakukan pembakaran pos polisi. Aksi sporadis ini diduga merupakan bagian dari rangkaian gelombang kerusuhan berskala nasional.
Selain membakar pos polisi, massa juga merusak pagar Gedung DPRD Sumsel. Hingga kini, polisi dan TNI tetap bersiaga di sejumlah titik rawan untuk mencegah pecahnya aksi lanjutan.
(**)











