PTBA Akhiri 2018 dengan Proper Emas dan Over Target Produksi

Penandatanganan pencapaian produksi 2018 oleh Direktur Produksi PTBA Suryo Eko.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Menutup akhir tahun 2018, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar doa bersama dan hiburan rakyat, Senin (31/12) malam di GOR Bukit Asam. Acara itu dimeriahkan oleh Ustadz Maulana dan Band Samsons.

Hadir pada acara ini, Direktur Produksi PTBA Suryo Eko, Direktur SDM dan Umum Joko Pramono, Wakil Bupati Muaraenim H Juarsah, Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono dan Sekda Muaraenim H Hasanudin.

Bacaan Lainnya

Direktur Produksi Suryo Eko dalam sambutannya mengatakan, kegiatan itu bukan sebagai malam peringatan tahun baru, namun sebagai bentuk syukur karena PTBA dapat menjalankan operasi sepanjang 2018 dengan lancar.

Dirinya menyampaikan, berbagai capaian berhasil diraih PTBA pada tahun 2018. “Tahun ini kita berhasil menorehkan kinerja tertinggi yakni sebanyak tiga juta ton per bulan,” ujar Eko.

Berkat capaian produksi tersebut, target produksi 2018 berhasil dicapai pada tanggal 16 Desember. “Ini semua berkat kinerja yang bagus dari teman-teman karyawan dan bantuan dari semua stakeholder,” ucapnya.

Di 2018, lanjut Eko, PTBA juga kembali meraih penghargaan bergengsi, yakni penghargaan Proper Emas yang ke-enam pada 27 Desember, beberapa hari lalu. “Yang membanggakan, dari seluruh perusahaan tambang di Indonesia hanya PTBA yang berhasil meraih penghargaan tersebut,” ungkap Eko.

Diungkapkannya, pada 2018 PTBA juga melakukan rekrutmen pegawai tetap sebanyak 241 orang dari berbagai latar pendidikan. Eko menyadari pihaknya belum mampu menyerap seluruh tenaga kerja dari Tanjungenim.

Meski demikian, tambah Eko, manajemen PTBA mengajak semua stakeholder untuk mewujudkan Tanjungenim sebagai Kota Wisata sehingga dapat menciptakan peluang ekonomi baru.

“Kami yakin, dengan menjadikan Tanjungenim sebagai kota wisata nanti akan muncul peluang usaha baru hingga akhirnya kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” harapnya.

“Mudah-mudahan di 2019, PTBA mampu menorehkan kinerja terbaik sehingga dari Bumi Tanjungenim muncul perusahaan yang menjadi kebanggaan bangsa dan negara Indonesia,” pungkas Eko.

Pantauan Sumselupdate.com, pada acara itu dilakukan video conference dari GOR Bukit Asam Tanjungenim, Dermaga Kertapati dan Pelabuhan Tarahan.

Kemudian dilakukan pelepasan kapal terakhir yang mengangkut ekspor batubara dari PTBA ke Jepang di Pelabuhan Tarahan, serta pelepasan armada kereta api Babaranjang terakhir.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan pencapaian produksi tahun 2018. Untuk tahun 2018, Unit Pertambangan Tanjungenim (UPTE) PTBA berhasil mencapai realisasi produksi sebesar 25.202.800,06 ton atau 108,21 persen diatas target. Acara ditutup dengan tausyiah dan doa bersama dari Ustadz Maulana, dilanjutkan dengan hiburan dari Band Samsons. (azw)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.