Laporan: Syakbanudin
Inderalaya, Sumselupdate.com – Proses pembangunan Tol Simpang Inderalaya-Prabumulih (Indraprabu) yang dimulai Juli 2020, saat ini progresnya per tanggal 26 Maret 2023, sudah mencapai 95 persen.
Berkaitan dengan hampir rampungnya ruas Tol Indraprabu, PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor, akan membuka untuk umum mulai tanggal 15 April sampai dengan 30 April 2023.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Tjahjo Purnomo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/4/2023) membenarkan juka Tol Indraprabu akan dibuka pada pertengahan April 2023.
Tjahjo Purnomo mengatakan, rencana fungsional ruas Tol Indraprabu, karena progres konstruksi yang menunjukkan perkembangan sangat signifikan
Namun demikian, dengan catatan open traffic pada STA 48 sampai dengan STA 55 hanya pada sisi L (Ambon), yaitu dengan memberlakukan contraflow.
Untuk diketahui, ruas Tol Indraprabu yang direncanakan rampung 100 persen pada pertengahan tahun 2023 ini, merupakan salah satu rangkaian jalan tol dari Palembang menuju Bengkulu.
Di mana total panjangnya jika rampung nanti mencapai 329 kilometer, sementara ruas Inderalaya-Prabumulih sepanjang 64,5 kilometer.
Tol Indraprabu terbagi menjadi 6 zona dan setiap zona memiliki panjang trase berbeda.
Zona I sepanjang 10,5 kilometer, zona II sepanjang 12,8 kilometer, zona III sepanjang 11,7 kilometer, zona IV sepanjang 12,5 kilometer, zona V sepanjang 11,7 kilometer, dan zona VI sepanjang 9,7 kilometer.
Trase Tol Indraprabu melewati delapan kecamatan di dua daerah kabupaten dan satu daerah kota.
Membentang mulai dari Kecamatan Inderalaya Utara, Inderalaya, Tanjung Batu, dan Payaraman yang berada di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Kemudian Kecamatan Kelekar dan Belida Darat di Kabupaten Muaraenim, lalu kembali masuk wilayah Ogan Ilir di Kecamatan Rambang Kuang dan berakhir di Kecamatan Rambang Kapak Tengah di Prabumulih. (**)
Profil dan Data Teknis Tol Inderalaya-Prabumulih
1.Lokasi Tol Indraprabu
– Kabupaten Ogan Ilir.
– Kabupaten Muaraenim.
– Kota Prabumulih.
2.Ringkasan Tol Indraprabu
– Panjang : 64,5 kilometer.
– Kecepatan rencana : 100 kilometer per jam.
– Jumlah lajur : tahap awal 2×2, tahap akhir 2×3.
– Lebar lajur : 3,6 meter.
– Lebar bahu luar : 3,0 meter.
– Lebar bahu dalam : 1,5 meter.
– Jenis perkerasan : perkerasan kaku dan fleksibel.
– Tipe median : double barrier.
– Kelandaian maksimal : 3 persen.
– Superelevasi maksimal : 8 persen.
– Simpang susun : dua buah, yakni Simpang Indralaya serta Simpang Prabumulih dan total panjang akses 9,8 kilometer.
3.Struktur Tol Indraprabu
– Overpass : 8 buah.
– Jembatan : 18 buah.
– Box underpass : 10 buah.
– Box overpass : 2 buah.
– Box pedestrian : 24 buah.
– Box culvert : 86 buah.
– Simpang susun : 2 buah.
– Rest area : 1 buah.
– JPO : 1 buah.
– Gerbang tol : 1 unit.
– Kantor gerbang tol : 1 unit.
– Kantor operasi: 1 unit.











