Presiden Minta Pimpinan Ormas Islam Dinginkan Suasana

Rabu, 9 November 2016
Presiden Jokowi

Jakarta, Sumselupdate.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengundang pimpinan sejumlah ormas Islam ke Istana Merdeka. Kali ini ia melakukan pertemuan dengan pimpinan 17 ormas, di antaranya Al Irsyad Al Islamiyah, Jami’atul Washliyah, Majelis Rasulullah, Mathlaul Anwar, Fatayat NU, Muslimat NU, GP Anshor dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (9/11).

Mengawali pertemuan tersebut, presiden mengucapkan terima kasih pada pimpinan ormas yang telah menyebarkan pesan damai saat aksi 4 November lalu. Jokowi juga kembali menegaskan sikapnya atas aksi massa yang menuntut penegakan hukum pada kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Read More

Menurutnya, pemerintah tidak akan melindungi Basuki Tjahaja Purnama dan berharap masyarakat tak merisaukannya serta memercayakan proses yang sedang berjalan.

“Saya mengajak kepada seluruh pimpinan organisasi massa Islam untuk mendinginkan suasana, membangun kedamaian serta mempererat tali persatuan, mempererat ukhuwah kita sehingga ketegangan-ketegangan di masyarakat bisa kita redakan secepatnya,” kata Jokowi.

Sementara itu, pimpinan Ormas Islam mengingatkan agar pemerintah serius memproses kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok. Ormas Islam pun akan mengawasi proses hukum kasus tersebut.

“Kami siap untuk menenangkan umat Islam, permintaan kami bagaimana seseorang yang sudah diduga melakukan penistaan agama agar diproses hukum dengan adil, jangan pura-pura,” kata Ketua Umum PB Al Washliyah Yusnar Yusuf dalam konferensi pers bersama ormas Islam lain usai bertemu Presiden Jokowi.

Yusnar juga mengatakan, aksi 4 November lalu bukan demonstrasi tapi merupakan aksi damai. Peserta yang datang pun murni karena keinginan pribadi tanpa ada yang menggerakan.

“Aksi damai tidak digerakkan ormas, kita hanya beritahu bahwa ada sesuatu yang harus diberitahukan, umat Islam mempunyai kekuatan kalbu yang menggerakkan itu sehingga tidak terjadi anarki,” ujarnya.

Ia menyebutkan secara umum ormas Islam mengapresiasi langkah pemerintah yang akan melaksanakan proses hukum kepada yang bersangkutan. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts