Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang sangat bijak merespons permintaan kenaikan tunjangan pensiun purnawirawan TNI.
Presiden akan berbicara dengan Menteri Keuangan untuk membahas perhitungan kemungkinan kenaikan tunjangan purnawirawan TNI yang disampaikan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Sentul, Bogor, baru-baru ini.
“Saya kira Bapak Presiden Jokowi sangat bijak dan realistis merespons keinginan purnawirawan TNI. Apalagi kondisi saat ini, APBN sedang dalam kondisi kurang baik. Tapi kita semua di Komisi 1 DPR mendukung apa yang diinginkan purnawirawan TNI. Insya Allah, setelah Presiden bicara dengan Menkeu, semoga hasilnya baik” kata Meutya Hafid dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, (6/8).
Meutya Hafid juga memahami aspirasi para purnawirawan TNI yang menginginkan tunjangan pensiun lebih baik.
“Jasa besar purnawirawan TNI yang diberikan selama masa bakti harus diapresiasi dengan pemberian tunjangan pensiun yang dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka secara layak di masa tua,” kata polisi Partai Golkar tersebut.
Selain itu, guna menjamin kesejahteraan prajurit TNI yang akan berdampak bagi prajurit di masa pensiun, Komisi I DPR, lanjut Meutya Hafid, membentuk Panitia Kerja bidang pengawasan tentang kesejahteraan prajurit TNI.
“Kami memahami kesejahteraan Prajurit TNI menjadi salah satu komponen utama bagi motivasi dan profesionalitas TNI menjalankan tugas. Hal ini mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga prajurit TNI, istri dan anak-anaknya sebagai penyokong generasi penerus bangsa,” jelasnya. (duk)











