Presiden Akan Panggil Menkeu Soal Tunjangan Purnawirawan TNI, Ketua Komisi 1:DPR: Semoga Hasilnya Baik  

Sabtu, 6 Agustus 2022
Ketua Komisi 1 DPR RI Meutya Hafid.

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang sangat bijak merespons permintaan kenaikan tunjangan pensiun purnawirawan TNI.

Presiden  akan berbicara dengan Menteri Keuangan untuk membahas perhitungan kemungkinan kenaikan tunjangan purnawirawan TNI yang disampaikan  Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Sentul, Bogor, baru-baru ini.

Read More

“Saya kira Bapak Presiden Jokowi sangat bijak dan realistis merespons keinginan  purnawirawan TNI. Apalagi  kondisi saat ini, APBN sedang dalam kondisi  kurang baik. Tapi kita semua di Komisi 1 DPR mendukung apa yang diinginkan  purnawirawan TNI. Insya Allah, setelah Presiden  bicara dengan Menkeu, semoga hasilnya baik” kata Meutya Hafid dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, (6/8).

Meutya Hafid juga memahami aspirasi para purnawirawan TNI yang menginginkan tunjangan pensiun  lebih baik.

“Jasa besar purnawirawan TNI yang diberikan selama masa bakti harus diapresiasi dengan pemberian tunjangan pensiun yang dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka secara layak di masa tua,” kata polisi Partai Golkar tersebut.

Selain itu, guna menjamin kesejahteraan prajurit TNI yang akan berdampak bagi prajurit di masa pensiun, Komisi I DPR, lanjut Meutya Hafid, membentuk Panitia Kerja bidang pengawasan tentang kesejahteraan prajurit TNI.

“Kami memahami  kesejahteraan Prajurit TNI menjadi salah satu komponen utama bagi motivasi dan profesionalitas TNI  menjalankan tugas. Hal ini mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga prajurit TNI, istri dan anak-anaknya sebagai penyokong generasi penerus bangsa,” jelasnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts