Palembang, Sumselupdate.com – Kasus terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih mengalami peningkatan.
Per hari ini, Rabu (10/6/2020), kasus positif Corona di Sumsel kembali bertambah 41 orang. Dengan demikian total kasus positif di Sumsel 1.229 orang.
Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 di Sumsel, Yusri, SKM MKM saat memberikan keterangan melalui aplikasi zoom di Command Center Pemprov Sumsel, Rabu (10/6/2020), mengatakan, penambahan 41 pasien positif Corona dengan rincian dari Palembang sebanyak 29 orang.
Kemudian, dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebanyak dua pasien, Kabupaten Ogan Ilir dua kasus, Kabupaten Musirawas (Mura) sebanyak dua pasien, Kabupaten OKU Timur tiga orang, dan Kabupaten Lahat tiga pasien.
Yusri menjelaskan, selain penambahan pasien yang positif, terdapat juga penambahan pasien yang sembuh dari virus Corona.
“Untuk pasien yang sembuh dari virus Corona pada hari ini sebanyak 34 orang yang tersebar di beberapa daerah yang ada di Provinsi Sumsel,” jelasnya
Adapun rincian 34 pasien yang sembuh yaitu 19 orang berasal dari Palembang, OOKU Timur 5 orang, Banyuasin 3 pasien, dan Kabupaten Muratara 7 orang, sehingga keseluruham pasien sembuh per hari 478 orang.
“Sedangkan untuk pasien Covid-19 yang meninggal per hari ini ada 48 orang,” katanya.
Yusri menambahkan, untuk total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 7.120 yang selesai pemantauan 5.178 dan masih dalam pemantauan 1.942.
“Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 720, selesai pengawasan 286 dan masih dalam pengawasan 434 orang,” katanya.
Sementara itu, Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI hari ini Provinsi Sumsel yang angka positif Corona sebesar 1.229 orang berada di urutan ketujuh tertinggi di 34 provinsi di Indonesia.
Adapun keenam provinsi yang memiliki angka positif tertinggi di Indonesia masing-masing DKI Jakarta (8.503), Jawa Timur (6.806), Jawa Barat (2.506), Sulawesi Selatan (2.383), Jawa Tengah (1.813), dan Kalimantan Selatan (1.565).
Dari data Kemenkes RI jumlah positif Corona di Inddonesia bertambah 1.241 kasus sehingga total mencapai 34.316 orang.
Untuk kasus sembuh di Indonesia meningkat 715 orang sehingga total 12.129 pasien dan yang meninggal dunia ikut bertambah 36 orang sehingga total kasus 1.959 orang. (ron/edo)











