Polsek Talang Ubi ‘Panen Tangkapan’

Jumat, 12 Februari 2016
Ketiga pelaku setelah diamankan di Mapolsek Talang Ubi, Jumat (12/2).

PALI, Sumselupdate.com

Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi ‘panen tangkapan’ bandit. Dalam tempo tiga hari ini berhasil meringkus tiga pelaku di wilayah hukumnya.

Bacaan Lainnya

Topik (31), warga Desa Tanah Abang utara kecamatan Tanah Abang ditangkap di rumahnya Kamis (11/2), sekitar pukul 22.30, karena kasus penggelapan.

Sebelumnya, pada Selasa (9/2) malam, Wanto (23), warga Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi diciduk jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi di sebuah warung di Belanti, Benakat Kabupaten Muaraenim.
Wanto diringkus karena kasus percobaan pemerkosaan terhadap, Bella (nama samaran) gadis berumur 15 tahun yang masih duduk di bangku kelas I SMP. Selain itu Wanto juga membawa kabur sepeda motor milik orang tua korban.

Tak cukup disitu, aparat mencokok Joni Pranata (19), warga Talang Subur Ujung, Kecamatan Talang Ubi pada Rabu (10/2) malam, karena kasus pemerkosaan terhadap Sopia (nama samaran) berumur 16 tahun yang masih sekolah di SMA kelas 2. Di mana peristiwa itu terjadi pada tahun 2014.

Joni ditangkap di rumah orang tuanya setelah melakukan pelarian selama hampir 2 tahun.
Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Janton Silaban didampingi Kanit Reskrim Ipda Rusli membenarkan penangkapan tiga orang diduga pelaku kejahatan dengan kasus berbeda.

“Dua orang atas nama Wanto dan Jimi mereka tersandung kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, kedua pelaku ini sempat buron, karena kejadian yang dilakukan Wanto pada 16 Januari 2016. Sementara kasus Jimi pada tahun 2014, kedua pelaku ini kita jerat Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman di atas 7 tahun penjara. Tetapi untuk pelaku Wanto, dijerat undang-undang penggelapan karena telah membawa lari sepeda motor milik orang tua korban,” beber Janton.

Janton juga menjelaskan untuk kasus Topik modusnya pura-pura menawarkan jasa untuk menjualkan mobil milik korbannya, tetapi setelah dijual uang hasil penjualan tidak diserahkan ke pemilik kendaraan.

“Tercatat sudah ada Lima korban yang merasa ditipu pelaku Topik, pada saat penangkapan anggota kita diteriaki maling sehingga keluarga pelaku berusaha menghalang-halangi. Pelaku terancam 4 tahun penjara,” tegasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.