
memberikan bantuan kepada masyarakat, Senin (27/7/2020).
PALI, Sumselupdate.com-Wabah corona masih belum berakhir di Bumi Serepat Serasan. Bahkan, beberapa pekan terakhir kasusnya terus meningkat sehingga mengakibatkan zona hijau yang disandang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berubah jadi zona kuning karena angkanya hingga Senin (27/7/2020) ada 71 kasus terkonfimasi positif Covid-19.
Tentu dampak corona bukan hanya menyasar pada sektor kesehatan saja, tetapi juga ekonomi masyarakat terganggu terutama kelas menengah ke bawah.
Untuk menanggulangi dampak corona, semua pihak bahu membahu untuk membantu masyarakat dalam meringankan beban hidupnya. Salah satunya yang dilakukan Polres PALI.
Meski belum genap setahun, tetapi keberadaan Polres PALI bukan hanya berpengaruh pada situasi Kamtibmas melainkan juga ketika ada bencana maupun dalam kondisi saat ini, Polres selalu ada di tengah-tengah masyarakat.
Seperti halnya, Polres menebar sedikitnya 10 ton beras yang dibagikan kepada masyarakat yang terdampak corona.
“Kita kerahkan semua anggota untuk membagikan bantuan sembako untuk warga yang terdampak corona. Untuk saat ini, ada 10 ton beras. Mudah-mudahan, bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi corona,” terang Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kasat Binmas Polres PALI AKP Samsu Rizal, Senin (27/7/2020).
Tentu dengan adanya bantuan tersebut, warga penerima pun menyambut baik. Seperti warga Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi.
Sebanyak 20 KK yang tergolong kategori kurang mampu di desa itu mendapat bantuan masing-masing mendapat satu sak beras.
“Kami mewakili warga yang menerima sangat berterimakasih. Sebab meski bantuan ini tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan hidup penerima. Tetapi setidaknya warga terbantu,” ucap Menriadi, Kepala Desa Talang Bulang. (adj)










