Pagaralam, Sumselupdate.com — Polres Pagaralam akhirnya angkat suara soal insiden yang sempat menggemparkan warga Kecamatan Dempo Selatan, di mana seorang sopir mobil mengaku kendaraannya terkena serpihan peluru.
Namun, hasil identifikasi polisi memastikan bahwa serpihan tersebut bukan berasal dari proyektil peluru, melainkan dari batu yang diduga sengaja dilempar.
Kejadian tersebut sempat membuat heboh masyarakat karena diduga melibatkan senjata api.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan awal oleh personel Polres Pagaralam, dugaan itu dibantah langsung oleh Kasat Reskrim AKP Irawan SH.
“Kami belum bisa memberikan banyak komentar karena masih dalam proses penyelidikan. Namun, dari hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya proyektil peluru,” ujar AKP Irawan SH saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).
Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi, memang terdengar suara dentuman yang sempat diduga sebagai tembakan. Namun, petugas hanya menemukan batu yang kemungkinan besar dilempar ke arah kendaraan korban.
“Suara dentuman itu bisa saja berasal dari benturan batu ke bodi mobil. Jadi, bukan berasal dari tembakan seperti yang sempat diduga,” jelasnya.
AKP Irawan juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintas di wilayah Dempo Selatan, agar selalu waspada terhadap potensi gangguan yang dapat menyebabkan kerugian atau membahayakan keselamatan.
“Kami minta masyarakat tetap berhati-hati dan segera melapor ke pihak berwajib jika mengalami atau melihat kejadian serupa,” pungkasnya.
Polisi hingga saat ini masih menyelidiki siapa pelaku di balik aksi pelemparan batu tersebut. Dugaan sementara mengarah pada aksi iseng atau motif lainnya yang masih didalami.(**)











