Polres Muratara Kerahkan 410 Personil Amankan Pilkades Serentak

Apel gelar pasukan pengamanan Pilkades Serentak di Muratara

Laporan: Marwan Ashari

Muratara, Sumselupdate.com – Polres Musi Rawas Utara (Muratara) mengerahkan 410 personil untuk mengamankan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Kamis (22/9/2022) mendatang.

Read More

Pengerahan personil ini diketahui saat apel pergeseran pengamanan Pilkades serentak di halaman Mapolres Muratara, Selasa (20/9/2022).

Usai gelar pasukan, Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra, S.ik mengatakan, hal ini merupakan langkah kesetiaan dari Polres Muratara dalam rangka mendukung kegiatan pemerintah daerah mengamankan pilkades serentak 50 desa dalam wilayah Kabupaten Muratara.

“Hari ini apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak menuju kecamatan, kemudian menuju desa tempat dilaksanakannya pilkades. Personil akan berada di TPS dan kantor desa, kantor kecamatan mulai terhitung Selasa (20/9/2022) sampai dengan Jumat ,(23/9/2022),” jelasnya.

Dijelaskanya bahwa personil dikerahkan 410 personil dengan rincian 240 personil Polres Mura, 100 personil Brimob Polda Sumsel dan 50 personil Dalmas BKO Polda Sumsel dan 20 anggota TNI yang saat ini sudah hadir.

Untuk personil di tiap TPS, pihaknya sudah buat kategori dan tipologi bahwa ada indikator-indikator dan variabel tertentu yang memberikan secara spesifik tipologi apa TPS-TPS yang ada di Muratara.

“Sementara ini ada 194 TPS yang akan kita amankan. Dimana 101 TPS tipologi rawan, sementara 93 TPS masuk dalam tipologi sangat rawan,” urainya.

Ditanya kalau ada kekacauan di TPS, apakah dilakukan tembak ditempat? Dia mengatakan kalau ada pengacau di TPS pasti akan dilakukan tindakan tegas. Pihaknya juga sudah menyiapkan tim tersendiri untuk back-up di Polsek-polsek apabila ada pengerusakan dan penganiayaan.

“Rana pidana yang harus diingat akan tetapi ada hal-hal tertentu yang sifatnya sengketa dan perselisihan tim terpadu yang saat ini ada di Pemda sudah bekerja dan kita akan memberikan asistensi dan advice. Kalau bicara tindakan tegas tembak di tempat, sudah jelas tidak. Kita sudah punya aturan dan SOPnya dan ada eskalasi,” ujarnya.

Masih katanya, secara umum penanggung jawab penuh pengamanan Pilkades ada di Kapolres, akan tetapi tindakan teknis di lapangan Batalyon Brimob.

“Pengendali di lapangan dan perwira-perwira yang ada di lapangan yang mengendalikan secara teknis,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.