Polisi Selidiki Tongkang Batubara Tabrak Rumah Apung Warga di Sungai Musi Palembang

Writer: - Rabu, 12 Maret 2025
Petugas Satpolairud Polrestabes Palembang melakukan Olah TKP di rumah apung milik warga yang mengalami kerusakan berat pasca-ditabrak kapal tongkang Kapuas Jaya 3023 yang mengakut batubara, Rabu (12/3/2025). Foto; Sumselupdate.com/Diaz Erlangga.

Palembang, Sumselupdate.com – Petugas Satpolairud Polrestabes Palembang kini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden kapal tongkang Kapuas Jaya 3023 yang mengakut batubara menabrak sejumlah rumah warga di Keramasan, Palembang, Rabu (12/3/2025) sore.

“Benar anggota masih di lokasi kejadian dan ditangani oleh Polairud Polrestabes, Palembang,” ujar Kasat Polairud Polrestabes Palembang, AKBP Yuda Setiawan didampingi Kanit Polairud, AKP Kamil.

Read More

Peristiwa kecelakaan yang melibatkan Kapal Tongkang Kapuas Jaya 3023 bermuatan batubara yang ditarik Kapal Tug Boat Johan Jaya 171 itu terjadi saat warga pesisir Sungai Musi tepatnya di Jalan Putri Dayang Rindu, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, tengah mempersiapkan buka puasa sekitar pukul 16.30 WIB.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolsek Kertapati Iptu Angga Kurniawan, yang menyebut akibat peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya, ada dua rumah yang rusak.

“Di mana kapal tongkong diketahui milik PT Bukit Prima Bahari Tongkang Batubara bertuliskan Kapuas Jaya 3023,” ungkapnya.

Petugas Satpolairud Polrestabes Palembang melakukan Olah TKP di rumah apung milik warga yang mengalami kerusakan berat pasca-ditabrak kapal tongkang Kapuas Jaya 3023 yang mengakut batubara, Rabu (12/3/2025). Foto; Sumselupdate.com/Diaz Erlangga.

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 16.30 WIB, salah seorang warganya, Aprilia Amanda (20), sedang menyiapkan buka puasa.

Kemudian korban pemilik rumah yang terdampak bernama Sudirman meminta tolong kepada saksi untuk merekam tongkang batubara yang melintas di Sungai Musi yang kian mendekati rumah apung miliknya.

Pada saat itu, tongkang tersebut hendak berbelok, namun ujung dari tongkang tersebut menabrak perahu yang bersandar di belakang dapur rumah milik Sudirman.

“Kemudian tongkang tersebut juga mengarah ke rumah apung di sebelahnya, hingga dapur bagian rumah tersebut rusak parah dan satu unit rumah yang lain mengalami rusak di bagian tiang rumah, hingga rumah tersebut bergoyang,” ucapnya.

Merinci rumah apung milik Sudirman (43) disebut  mengalami kerusakan dapur, termasuk salah satu tiang rumahnya bergoyang serta satu unit perahu miliknya beserta mesin juga turut tenggelam.

Lalu, Rismiana (40), rumahnya mengalami kerusakan dapur cukup berat.

Meski begitu, Iptu Angga memastikan akibat peristiwa ini tak ada menimbulkan korban jiwa, namun terdapat dua rumah warga hancur berat dengan total kerugian ditaksir Rp400 juta.

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts