Polisi Reka Ulang Pembunuhan Pengumpul Minyak Tumpah di Kertapati

Rabu, 27 Desember 2017

Palembang, Sumselupdate.com – Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan korban Adi Wijaya (16), warga Jalan Ibul Besar Pemulutan Kabupaten OI, dengan
tersangka yakni Taupik (16), di halaman Polresta Palembang, Rabu (27/12/2017).

Rekontrusi yang gelar ini dipesankan langsung oleh tersangka Taupik dan peran korban serta yang lainnya dibantu oleh petugas. Terhitung ada 19 adegan yang dilakukan saat rekonstruksi ini. Adegan pertama berawal saat korban Adi mendekati Taupik dan berkata ‘Ngapo kau Ngambek mobil langganan aku‘.

Read More

Lalu, dilanjutkan pada adegan ke-2, korban Adi mengambil ember tersangka yang berisi minyak. Adegan ke-3, tersangka mengatakan ‘ngapo kau ambek duluan’ dan pada adegan ke-4 korban berkata ‘Kau ni melawan nian‘ sambil menjitak kepala tersangka dan menantang berkelahi.

Amarah Taupik tak terbendung, pada saat itulah Taupik, pada adegan ke-5 mengatakan tunggu dulu, sembari membawa ember berisi minyak menuju warung milik orangtuanya. Lantaran diduga sudah dipermalukan dan diejek korban, saat adegan ke -6, saat tersangka meletakkan ember disamping warung ibunya, korban pun menendang
embernya.

Karena kesal oleh perlakukan korban, membuat Taupik pun marah, lantas pada adegan ke-8, tersangka mengambil pisau dari selipan pintu warung, lalu tersangka mendekati korban. Pada adegan ke-10 tersangka pun menusuk korban di pundah kanan sebanyak 1 kali dan leher korban sebanyak 1 kali.

“Rekonstruksi ini dilakukan guna untuk mengetahui kejadian yang terjadi, untuk mencari titik terang jadi kejadian tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Yon Edi Winara melalui Kanit Reskrim, Iptu Azwan.

Sebelumnya, kejadian naas dialami korban bermula ketika Adi dan pelaku Taufik, tengah berada di lokasi kejadian di kawasan Jalan Ki Marogan Kecamatan Kertapati, Palembang.

Diketahui keduanya bekerja mengambil tumpahan minyak dari mobil-mobil tangki yang hendak masuk ke Pertamina. Diduga karena selisih paham dan terjadi cek-cok mulut, membuat keduanya berkelahi hingga korban Adi
tewas dengan dua luka tusuk. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts