PALI, Sumselupdate.com – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir. H. Heri Amalindo berharap agar pemerintah pusat bisa mengalokasikan sebanyak 50 persen warga asli Kabupaten PALI mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Hal tersebut dikatakan Heri sesudah disarankan oleh Ketua DPRD PALI sebelumnya mengenai kuota warga asli PALI untuk lolos tes CPNS sebanyak 20 persen.
“Apa yang disampaikan oleh bapak ketua DPRD tadi sangat tepat, tenaga honorer yang sudah bertahun-tahun layak untuk mendapatkan reward dari Pemerintah berupa pengangkatan. Kalau kata pak Ketua DPRD hanya 20-25 %, malah kalau menurut kami bagusnya 50-50. Jadi biar adil,” jelas Bupati belum lama ini.
Bukan tanpa sebab, permintaan Bupati PALI tersebut mengenai 50 % warga PALI, karena menurutnya untuk yang sudah-sudah banyak PNS yang sudah lolos, mengabdi belum sampai lima tahun sudah pindah lagi.
“Kalau yang ikut tes datang dari seluruh Indonesia, dua atau tiga tahun di PALI kemudian mengajukan surat pindah. Tapi kalau yang lolos warga PALI, tentu tidak akan pindah. Jadi kami harap pemerintah bisa menjadi pertimbangan soal ini,” ungkapnya.
“Tentunya kami memohon, aspirasi dari masyarakat kami baik melalui DPRD maupun langsung dari masyarakat bisa menjadi pertimbangan pemerintah pusat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD PALI Drs. H. Soemarjono menerangkan usulan mengenai kuota warga PALI untuk mengikuti tes CPNS datanganya dari masyarakat.
“Ide itu tumbuh dari masyarakat, sebelum disampaikan ke eksekutif, sudah disampaikan terlebih dahulu ke pimpinan DPRD seperti, ketua-ketua komisi dan ketua-ketua fraksi. Dan mereka setuju. Tinggal lagi, kami mengajak pemerintah kabupaten PALI untuk bersama-sama menghadap kementerian dan mengusulkan langsung,” jelasnya.
Disinggung soal waktu, politisi PDI Perjuangan itu belum bisa memastikannya. “Secepatnya lah. Insya Allah 2018 sudah kita usulkan,” tutupnya. (adj)











