Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupadate.com – Pihak kepolisian kini telah turun melakukan penyelidikan terkait dengan terbakarnya Tug Boat Paiton di ambang Sungai Musi Selat Bangka, Senin (3/7/2023).
Guna memastikan penyebab terbakarnya TB Paiton yang tengah menggandeng tongkang bermuatan batubara itu, Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel sudah berada di TKP.
Direktur Ditpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Andreas Kusmaedi, SIK mengatakan, anggotanya masih berada di lokasi kejadian.
“Hingga kini anggota Subdit Gakkum Ditpolairud masih melakukan penyelidikan,” terangnya saat dikonfirmasi, Senin (3/7/2023).
Termasuk dengan penyebab pasti kapal TB Paiton yang saat kejadian tengah berlayar dari Palembang menuju ke Indramayu, Jawa Barat.
“Belum bisa dipastikan penyebabnya, begitu juga untuk kerugian masih menunggu hasil investigasi,” sebutnya.
Andreas juga memastikan, dalam insiden terbakarnya TB Paiton yang tengah ditumpangi 10 kru awak kapal dalam kondisi selamat.
Terpisah, Kepala Kantor KSOP wilayah kerja Tanjung Api-api Kapten Rahmad Sahid menjelaskan kepulan asap dari TB Paiton terus berkobar hingga lebih dari 10 jam pasca-terbakar.
“Kepulan asap baru padam sekitar pukul 14.00 WIB,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Satu unit kapal tug boat yang menggandeng tongkang pegangkut batubara dilaporkan terbakar saat berada di ambang luar Sungai Musi tepatnya di Selat Bangka, pada Senin (3/7/2023) sekitar pukul 04.30 WIB.
Dari informasi yang diterima, kapal yang terbakar yakni TB Paiton dinahkodai Thamrin dengan menggandeng tongkang BG APOL 3012 dari keagenan kapal PT Wisatara Agency Shipping dengan Iis kotor GT 150 dan call sign YDA 4132.
Dalam laporan yang diterima ada 10 awak yang berada di kapal TB Paiton berlayar dari Palembang dengan tujuan Indramayu Jawa Barat.
Di mana ada 10 awak itu baru dapat dievakuasi sekitar pukul 07,00 WIB, oleh nelayan setempat dibantu personel KSOP Tanjung Api-api. (**)











