Laporan Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com — Di penghujung bulan Ramadhan 1444 Hijriah, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memusnahkan 429 pucuk senjata api rakitan hasil sitaan selama gelaran Pperasi Senpi beberapa bulan lalu, Senin (17/04) sore.
Pelaksanaan pemusnahan ratusan pucuk senpira itu dipimpin langsung Wakapolda Sumatera Selatan Brigjend Zulkarnain SIK, bersama perwakilan Forkopimda Sumsel.
Pemusnahan itu dilangsungkan lapangan tembak Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, yang berada di Talang Kelapa.
Seperti yang disampaikan Brigjen Zulkarnain SIK dimana ratusan senpi itu didapat dari Ops senpi musi yang berlangsung selama dua minggu, dimulai dari 23 Februari 2023 sampai 10 Maret 2023.
Hasilnya ada 429 senjata rakitan berhasil disita polda sumsel dan polres jajaran. terdiri dari 294 pucuk laras panjang dan 135 laras pendek.
“Yang menjadi patokan kita adalah Undang Undang Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api,”ujarnya.
Lebih lanjut, disampaikan dalam pelaksanaan Operasi Senpi tahun ini, Polres OKI menjadi jajaran yang paling banyak menyita senjata api.
“Ada 103 pucuk senjata yang berhasil disita Polres OKI,” ucapnya.
Yang kemudian disusul Polres Muaraenim sebanyak 94 pucuk. Dan Polres Pali sebanyak 97 pucuk senjata.
Sementara selebihnya Polda Sumsel dsn jajaran amankan, berhasil ungkap sebanyak 42 kasus dengan mengamankan 41 orang tersangka.
Masih maraknya masyarakat memiliki senjata api rakitan, tak terlepas dengan keberadaan para pengerajin pandai besi yang menyalahkan keterampilan nya untuk memproduksi senjata api rakitan,
“Saya sendiri sebenarnya sempat menjabat sebagai kapolres OKI, dan untuk yang pertama kali saat itu berhasil menggerebek tiga tempat, dan setelah saya keluar dari Polres OKI yang baru pasti selalu saya minta untuk terus melakukan penindakan,” ucapnya
Namun katanya upaya pemberantasan juga dinilai tak mungkin bisa menyelesaikan sebab produksi senpira tersebut sudah dilakukan turun temurun.
“Perlu adanya peran pemerintah daerah dalam hal membina para pengerajin pandai besi ini dialihkan memproduksi hal lain,” ucapnya.
Menyambut yang diharapkan Wakapolda Sumsel tersebut, hadir pula dalam kegiatan pemusnahan ratusan senpira itu Kurniawan AP,M.Si Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel.
“Terimakasih atas masukan yang disampaikan wakapolda, nanti kita arahkan pemerintah setempat untuk melakukan pemberdayaan,” tutupnya. (**)











