Baturaja, Sumselupdate.com – Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan Warsito Pasar Atas Baturaja pada Rabu (5/10/2016) lalu oleh Satu Pol PP Ogan Komering Ulu (OKU), menuai kemarahan dari para pedagang yang menjadi korban penertiban.
“Sudah biasa kami ditertibkan, tapi waktu itu pengumuman tidak ada. Sementara pengelola bilang sudah ada himbauan,” kata seorang pedagang yang namanya enggan disebutkan, Jumat (7/10/2016).
Seluruh fasilitas milik pedagang yang biasa berjualan di daerah itu diketahui disita bahkan ada pula yang dihancurkan. Pedagang menganggap penertiban kali ini sudah keterlaluan. PKL menilai pihak PD Pasar atas dan Sat PolPP bersikap tidak adil karena hanya beberapa lapak pedagang yang dibersihkan.
Sementara mereka menilai masih banyak lapak pedagang lainnya yang menutupi jalan namun tidak ditertibkan oleh petugas.
Apalagi saat hendak berjualan pada pagi harinya beberapa pedagang terpaksa pulang karena meja yang biasa digunakan sudah tidak ada lagi lantaran sudah disita petugas yang merazia saat itu.
“Tadi pagi kaget nak jualan meja katek lagi, masalah ini akan kami bawa ke DPRD,” ucap para pedagang.
Mereka juga menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih banyak yang belum menerima surat pemberitahuan rencana penertiban tersebut. Sehingga pedagang merasa hak mereka diabaikan. Untuk itu mereka akan melakukan unjuk rasa dan mendatangi kantor dewan setempat.
“Kami dengar penertiban selanjutnya akan dilakukan Selasa (11/10/2016) mendatang, kami tidak akan diam, kami akan unjuk rasa, kami hanya minta keadilan. Kalau ditertibkan harus semua, jangan tebang pilih,” celetuk mereka.
Sementara kepala PD pasar Bulni mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan penertiban pada 11 Oktober mendatang. Hal itu harus dilakukan demi ketertiban bersama.
Dirinya menuturkan penertiban yang dilakukan satpol PP pada tengah malam lalu sudah diumumkan ke pedagang. Bahkan beberapa selebaran sudah dipasang sejak Rabu siang. “Imbauan sudah kami tempel ke tiang dan dinding kios. Memang tidak kami berikan ke pedagang,” jelas Bulni. (Yan)











