Martapura, Sumselupdate.com – Masyarakat Desa Sukaraja sempat dibuat heboh dengan semburan air yang keluar dari dalam tanah. Bagaimana tidak, hal yang mengejutkan warga tersebut baru kali ini terjadi.
Ternyata semburan tersebut berasal dari pipa induk PDAM yang tiba-tiba pecah dan meledak.
Warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan, peristiwa itu bermula pada Jumat (27/1/2017) pukul 16.00. Saat itu, mereka bersama rekannya sedang duduk santai di rumah. Namun tiba-tiba, ada air yang keluar dari dalam tanah terus-menerus. Semburan tersebut terus terjadi, sampai ketinggian air mampu masuk ke dalam rumah.
“Kita terkejut pak, kok tiba-tiba ada air yang menyembur sampai mampu masuk ke dalam rumah, saya kira tadinya semburan gas atau apa,” ucap Heri (45) warga Sukaraja menuturkan.
Warga Sukaraja lainnya, Andi (50) yang rumahnya tak jauh dari lokasi meledaknya pipa PDAM mengatakan, semburan air tersebut menggenangi sekitar tiga rumah warga, air yang bersumber dari pipa induk PDAM yang tertanam di dalam tanah pipa induk berdiameter 600 mm, yang menyalurkan air PDAM ke rumah warga diperkirakan sudah lama ditanam di dalam tanah tersebut.
Koordinator PDAM wilayah Kurungan Nyawa, Imron Hajar, ketika dikonfirmasi Sabtu (28/1/2017), terkait informasi ini membenarkan hal itu. Ia mengatakan, faktor pipa meledak tersebut kemungkinan disebabkan karena tekanan debit air di dalam pipa terlalu tinggi. Sehingga kekuatan air yang ditampung tidak seimbang dan menyebabkan kebocoran di pipa sambungan.
“Kemungkinan penyebab pipa PDAM meledak dikarnakan tekanan debit air tinggi, sekarang kita lagi melakukan perbaikan”, jelasnya kepada wartawan.
Pipa PDAM yang menginduk di Desa Sukaraja ini, mensuplai kebutuhan air kepada kurang lebih dua ratus kepala keluarga, sehingga jika tidak cepat ditangani otomatis aliran air ke rumah warga tersebut dapat terganggu. (Yul)











