Pilu, Kakek Lani yang Tergolek Lemah dan Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Reot

Senin, 4 Mei 2020
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda didampingi petugas medis saat mengunjungi Kakek Lani yang tinggal di gubuk reot di Lorong Terusan Laut Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Minggu (3/5/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Kisah pilu kembali mengelayuti, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Minggu (3/5/2020) pagi.

Berselang satu hari, kisah Sutinah nenek sebatang kara warga Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni  yang hanya mampu berbuka puasa hanya dengan segelas air putih belum hilang dibenaknya, kini  kisah serupa harus kembali diterimanya.

Read More

Kakek Lani, panggilan bagi warga Lorong Terusan Laut Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang menjadi perhatian Fitri usai bertolak mensosialisasikan sosial distancing bagi pedagang Pasar Lemabang Palembang.

“Kita langsung cek, setelah mendapat informasi ini,” kata Fitri.

Fitri, yang ingin melihat langsung kondisi kakek Lani ini, harus ektra keras untuk tiba di gubuk reot kakek tersebut.

Memasuki jalan sempit yang dihimpit dua bangunan rumah, Fitri harus memiringkan badannya untuk bisa menembus lorong sempit itu.

“Kenapa baru dilaporkan sekarang kondisi seperti ini, kasihan sekali di gubuk di atas tumpukan sampah dan sendirian seperti ini,” kata Fitri dengan nada suara sedikit meninggi.

Kakek Lani yang kini berusia renta hanya bisa duduk dan sesekali terbaring lemah ditempat tidurnya.

Badannya yang sudah menua sulit untuk digerakan dan hanya bisa berharap bantuan dari orang lain.

Meski diketahui memiliki dua orang anak, nyatanya tidak satupun yang mau tinggal dengannya.

“Saya minta mulai dari RT, lurah hingga ke camat, benar benar mendata warganya,” tegasnya.

Melihat kondisi yang tidak memungkinkan bagi Kakek Lani, Fitri meminta agar sang kakek Lani untuk mendapat perawatan kesehatan dari pihak RSUD Bari Palembang.

“Kita gotong royong membawa kakek Lani ini untuk keluar dari rumahnya dengan kondisi jalan yang sangat  sempit untuk dirawat di RSUD Bari Palembang, untuk dicek kesehatannya, dan selanjutnya akan dibawa ke panti jompo,“ ungkapnya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts