Palembang, Sumselupdate.com – Para guru KB Ceria Kampung Sungai Pedado Palembang antusias mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang digelar oleh Program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Sriwijaya atau Unsri.
Melalui pelatihan ini, para guru dibekali kemampuan menyusun ide, menulis naskah, merekam, hingga mengedit video pembelajaran sederhana bertema matematika berbasis budaya lokal.
Kegiatan PPM ini diketuai oleh Dr Windi Dwi Andika, MPd dengan anggota tim Prof Dr Sri Sumarni, MPd, Rukiyah, MPd, Rina Rahayu Siregar, MPd, Akmillah Ilhami, MPd, dan Andryanto S Putra, MPd.
Selain itu, lima mahasiswa PG-PAUD angkatan 2023 turut berperan sebagai fasilitator dalam proses pelatihan dan pendampingan.
Sebanyak 20 guru KB Ceria Kampung Sungai Pedado Palembang menjadi peserta dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif dan kontekstual, khususnya di bidang matematika awal bagi anak usia dini.
Kepala Sekolah KB Ceria Kampung Sungai Pedado Palembang, Arjuna, MPd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat dalam membantu guru menciptakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakter anak.
Ketua Tim PPM, Dr Windi Dwi Andika, MPd menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di masyarakat.
Sementara itu, Prof Dr Sri Sumarni, MPd, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif.
Ia berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi guru-guru PAUD dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif.
Pada sesi materi, Rina Rahayu Siregar, MPd menyampaikan bahwa penggunaan video sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan minat anak dalam belajar.
Sedangkan Dra Rukiyah, MPd menambahkan, video berperan penting sebagai sarana transformasi dan transfer pengetahuan dari guru kepada siswa.
Sementara itu, Andryanto S Putra, MPd menjelaskan bahwa pembuatan video pembelajaran kini semakin mudah dengan bantuan aplikasi Canva yang menyediakan berbagai fitur seperti elemen visual, transisi, dan template siap pakai.
Kegiatan PPM ini dilaksanakan dalam empat tahap, yakni persiapan pada 3 Oktober 2025, pembukaan dan pelatihan pada 11 Oktober 2025, pelatihan dan pendampingan pada 20 Oktober 2025, serta presentasi hasil dan penutupan pada 6 November 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting.
Pada sesi penutupan, para peserta mempresentasikan hasil karya video pembelajaran berbasis budaya lokal yang telah mereka buat. Sebagai bentuk apresiasi, satu video terbaik dipilih oleh tim pelaksana.
Menutup kegiatan, Dr Windi Dwi Andika, MPd., ngucapkan terima kasih atas partisipasi aktif dan kerja sama seluruh peserta serta pihak sekolah.
Ia berharap pelatihan ini dapat memperkuat sinergi antara kampus dan lembaga PAUD dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, berbasis budaya lokal, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.
(**)











