Peternak Kambing di OKU Timur Diimbau Waspada Penyakit ‘Pink Eye’

Minggu, 9 Desember 2018
drh Alex saat melakukan pengobatan kambing warga di Bukit Napuh Kelurahan Bukit Sari Martapura, Minggu (9/12/2018)

Martapura, Sumselupdate.com – Peternak kambing yang ada di Kabupaten OKU Timur diimbau untuk waspada terhadap berbagai penyakit yang sering menyerang di saat musim penghujan, salah satunya adalah pink eye.

Sesuai namanya pink eye mengakibatkan mata kambing berubah menjadi warna merah muda yang pada akhirnya akan menyebabkan kebutaan. Pink eye merupakan penyakit yang bersifat meradang pada mata dan menular yang menyerang kambing lain di dalam kandang.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur H Sujarwanto melalui Drh Irsadi didampingi drh Alex saat melakukan pengobatan kambing warga di Bukit Napuh Kelurahan Bukit Sari Martapura, Minggu (9/12/2018)

Menurut Alex, penyakit pink eye dapat dengan cepat menular pada ternak lain apabila salah satu ternak kita telah terjangkit penyakit ini.

“Selain kebutaan penyakit pink eye pada kambing atau ternak lain bisa mengakibatkan kematian. Kambing yang buta akan mengalami penurunan berat badan. Selain tidak bisa makan kambing yang terserang pink eye nafsu makannya juga akan menurun hingga akhirnya kambing menjadi kurus dan mati,” ujarnya.

Adapun penyebab dari timbulnya pink eye lanjut Alex selain oleh virus dan bakteri, perubahan cuaca yang ekstrim juga terkadang sering menjadi penyebab terjadinya penyakit mata kambing ini. Saat musim penghujan kandang akan menjadi lembab dan becek akibat kencing kambing. Selain itu pink eye bisa menular ke kambing lain yang ada di dalam kandang.

“Oleh karena itu jika ada kambing baru, jangan langsung dimasukkan ke kandang bersama kambing lainnya. Kambing yang baru minimal 2 minggu harus di karantina sebelum dimasukkan ke dalam kandang bersama kambing lainnya”, jelasnya.

Kemudian ditambahkannya, jika sudah terserang penyakit pink eye, segeralah pisahkan kambing yang terserang supaya tidak menular pada kambing lain.

“Pemberian anti biotik dan vitamin untuk penambah nafsu makan pun harus dilakukan. Selain itu juga harus diberi salep mata untuk mencegah kebutaan terhadap kambing yang terjangkit penyakit Pink Eye tersebut, kemudian peternak bisa juga segera menghubungi Dinas Perikanan dan Peternakan untuk dilakukan pengobatan”, imbuhnya.

Sementara itu, mbah Podo peternak kambing mengaku, awalnya dari 9 ekor kambing miliknya ada satu kambing yang mengalami sakit mata. Setelah itu dalam waktu yang tidak lama 7 kambing lainnya ikut menular hingga ada kambing yang matanya tertutup. “Sekarang kambing yang sakit sudah diobati oleh petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan. Semoga saja kambing saya bisa cepat sembuh,” harapnya. (Mat)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts