Palembang, Sumselupdate.com – Rombongan Sespimti Polri Dikreg ke- 26 melakukan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di Sumatera Selatan. Setelah sehari sebelumnya diterima Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di Griya Agung, hari ini, Rabu (2/8/2017) mereka melakukan kunjungan dan menggali informasi di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan.
Kunjungan ini dipimpin Ketua Tim Irjen Pol Drs. Maman Mulya Karnama , M.M yang diwakilkan kepada Kombes Pol Heri Maryadi, diikuti para pedamping dan sepuluh peserta Sespimti Polri.
Menurut Heri Maryadi, secara keseluruhan jumlah peserta Sespimti Polri kali ini berjumlah 61 orang. Dalam melakukan KKDN mereka tersebar di enam Provinsi di Indonesia seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali dan Jawa Timur dengan masing-masing peserta 10 orang.
Dia mengemukakan bahwa tema Sespimti Polri ke- 26 yaitu meningkatkan kemampuan staf dan pimpinan tingkat tinggi yang profesional, modern dan terpecaya, melalui revolusi mental guna mengantisipasi dampak perkembangan ekonomi global dalam rangka mendukung pembangunan nasional.
“Karena menyangkut masalah ekonomi, maka informasi seputar kelautan dan perikanan khususnya di Sumatera Selatan tentunya kami butuhkan sebagai bahan untuk merumuskan konsep strategi kebijakan nasional yang bersinggungan dengan tugas pokok institusi Polri”, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan Sri Dewi Titisari menyambut baik kunjungan peserta Sespimti Polri ini. Pihaknya juga memaparkan seputar pembangunan kelautan dan perikanan di Sumatera Selatan kepada peserta.
“Sumatera Selatan dianugerahi potensi kelautan dan perikanan yang cukup besar dengan perairan umum daratan mencapai 2,5 juta hektar dan keanekaragaman hayati ikan yang tinggi yakni lebih dari 232 jenis ikan. Tidak heran jika di provinsi ini kemudian telah dibangun pusat penelitian dan pengembangan ikan terbesar tingkat Asia Tenggara berupa Southeast Asian Fisheries Development Centre atau SEAFDEC”, ujar Titisari.
Dia menambahkan bahwa selain SEAFDEC, saat ini juga tengah dipersiapkan pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI . Bahkan untuk kepentingan ini, Pemprov Sumsel telah menghibahkan tanah seluas 10 hektar yang terletak di sekitar Jembatan Musi II, Keramasan, Palembang.
“Kita tentunya terus mengupayakan pembangunan agar produksi ikan di Sumsel terus meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Ini tentunya butuh dukungan dari seluruh stakeholder termasuk Polri,” pungkasnya. (ril)











