Palembang, Sumselupdate.com – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tumbuh mencapai 6,14 persen di atas pertumbuhan ekonomi nasional Triwulan III tahun 2018 yang tumbuh 5,17 persen.
Wagub Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan, pertumbuhan ekonomi tersebut didukung oleh semua lapangan usaha di mana tidak ada satupun lapangan usaha yang mengalami penurunan. Sementara pertumbuhan tertinggi dicapai oleh penyediaan akomodasi dan makan-minum yang diikuti bidang pertambangan dan penggalian, jasa perusahaan dan lainnya.
Lalu, katanya, perkembangan inflasi Sumsel pada tahum 2018 sebesar 2,74 persen year on year (yoy). Lebih rendah atau lebih baik tingkat inflasinya dibandingkan dengan tingkat inflasi nasional sebesar 3,13 persen yoy yang merupakan capaian target inflasi nasional yaitu 3,5 persen plus minus 1 persen.
“Semua ini adalah hasil upaya dari Pemprov dan Perwakilan BI Provinsi Sumsel, instansi vertikal dan Satgasda Pangan sumsel yang terhimpun dalam TPID Provinsi Sumsel,” ucap dia, Jumat (11/1/2019).
Menurutnya, TPID sebagai forum koordinasi kebijakan Pemda dan BI dalam mengendalikan inflasi harus tetap dilakukan untuk mengawal stabilitas harga pangan dan barang penting yang merupakan kebutihan masyarakat luas.
“Perlu dipahami bahwa inflasi hanya dapat ditanggulangi dengan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BI dan satgasda pangan serta sinergitas dengan TPID Sumsel,” tutupnya. (pra)











